Obyek Wisata Air Terjun Bajuin

Desa Sungai Bakar Kec.Bajuin Kab.Tanah Laut (10 Km dari kota Pelaihari)

Obyek Wisata Pantai Takisung

Desa Takisung Kec.Takisung Kab.Tanah Laut (22 Km dari kota Pelaihari)

Obyek Wisata Pantai Batakan

Desa Batakan Kec.Panyipatan Kab.Tanah Laut (40 Km dari kota Pelaihari)

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Tanaman Hias. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tanaman Hias. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 Desember 2010

Cara Budidaya Bunga Mawar

Bunga mawar merupakan bunga yang sudah tidak asing lagi bagi sebagian besar orang. Bunga ini merupakan lambang kehidupan religi dan cinta dalam kehidupan manusia, sehingga sangat banyak digunakan dalam hiasan pernikahan dan dalam acara romantis bersama pasangan.




Bunga mawar memiliki banyak varietas dan aneka warna yang menarik. Seiring meningkatnya akan permintaan bunga ini maka banyak budidaya bunga mawar dilakukan. Budidaya bunga mawar dapat dilakukan oleh siapa saja yang penting rajin dan menyayangi tumbuhan bunga ini. Budidaya dapat dilakukan untuk sekedar hobi ataupun untuk agrobisnis. Berikut tahapan dalam budidaya bunga mawar:
  1. Mempersiapkan bibit. Bibit bunga mawar bisa didapat dengan berbagai cara diantaranya dengan stek batang, okulasi, mencangkok, dan menanam biji. Untuk pemula yang baru belajar dan ingin memperoleh hasil yang cepat tanpa menunggu lama dapat juga membeli dari penjual bibit bunga mawar dalam polybag yang sudah berumur setengah tahunan. Pemilihan bibit ini sangat menentukan mawar yang akan dihasilkan kelak.
  2. Mempersiapkan lahan dan media tanam. Persiapan dilakukan dengan membuat lubang-lubang pada lahan yang telah disediakan, lubang yang dibuat memiliki diameter sekitar 15 cm dan memiliki kedalaman sekitar 35 cm. Kemudian tanam bibit yang telah dipersiapkan pada lahan. Selesai penanaman bibit, bibit yang yang baru ditanam tadi diberi air sampai cukup basah.
  3. Merawat bunga mawar. Perawatan pada bunga ini diantaranya:
  • Penyiangan dari rumput liar dan gulma yang tumbuh di sekitar bunga mawar.
  • Pemupukan, untuk pemupukan dilakukan secara rutin 3-4 bulan sekali dengan dosis sesuai kondisi tanaman. Pemupukan bisa dengan memberikan pupuk NPK sebanyak 5 gram pupuk/tanaman.
  • Penyiraman, penyiraman ini sangat penting terutama pada saat fase pertumbuhan. Penyiraman dilakukan sehari minimal 1 kali dan dilakukan paling baik di waktu pagi dan sore hari saat suhu udara tidak terlalu panas sehingga penguapan air dari tanah kecil.
  • Pemangkasan, ini dilakukan agar memperoleh batang yang kokoh, tanaman menghasilkan tunas-tunas muda baru sehingga produktivitasnya meningkat, peremajaan tanaman, dan menjaga tanaman selalu dalam kondisi sehat.

Kamis, 10 Juni 2010

CARA SPLIT GELOMBANG CINTA


Menyeplit gelombang cinta (gelcin) sebetulnya sama dengan anthurium jenis lainnya. Bahan dasarnya bisa tanaman dewasa yang ada bonggolnya (tanaman lengkap) atau bonggol hasil pembelahan dari gelcin sendiri.

A)Bahan dasarnya bonggol saja, maka tekniknya sebagai berikut:
1)Siapkan bonggol anthurium gelombang cinta.
2)Bonggol ditanam di media pasir dengan posisi horisontal.Bonggol diusahakan tenggelam didalam media.
3)Kira-kira 3 minggu, bonggol keluar tunas baru.
4)Kalau tunas baru sudah berdaun 1~2 helai,atau setinggi 10~15 cm,bonggol dikeluarkan dari media.
5)Tunas-tunas yang tumbuh dipangkas dengan menggunakan pisau steril.
6)Diupayakan tunas yang hasil pangkasan itu disertakan dengan secuil umbinya plus sedikit perakarannya.
7)Bekas pangkasan pada bonggol diolesi fungisida indrofol yang dicampur dengan growquick.7)Bonggol yang tersisa ditanam dimedia persemaian pasir lagi.
8)Sementara tunas yang berdaun 1~2 helai itu bisa ditanam dimedia lengkap dengan populasi 1 pot 1 tanaman.Tunas inilah ditumbuhkan hingga menjadi tanaman dewasa.Media lengkap yang digunakan terdiri dari campuran pakis dan kompos dengan perbandingan 3:1.
9)Umur 3 minggu, bonggol tumbuh tunas baru, sehingga perlu di-split (pisah) lagi.Demikian seterusnya.

B)Bahan dasarnya tanaman dewasa, maka caranya:
1)Tanaman dewasa dipotnya dipotong menjadi 2 bagian.Potongan tepat berada ditengah-tengah atau bonggol yang rata dengan media tanam.
2)Batang atas yang masih terdapat daun-daunnya ditanam (disemaikan) di pot baru yang berisi media campuran pakis dan kompos dengan perbandingan 3:1.
3)Batang bawah dibiarkan berada dipot asalnya.
4)Batang atas ini akan tumbuh tunas baru.
5)Batang bawah dipot lama juga akan tumbuh tunas baru.Tunas-tunas baru itu bisa di-split ke pot baru lagi atau dibiarkan tumbuh dipot lama tersebut.

AGLAONEMA TERBARU: AGLAONEMA HARLEQUIN, SEHARGA 660 JUTA


Silangan gregory Hambali memang selalu diminati para pecinta aglaonema. Sebut saja Tiara, Widuri, atau Hot Lady yang selalu jadi bahan buruan aglaomania. Bahkan silangan yang tergolong lama juga masih saja banyak dicari. Sebut saja Pride of Sumatera yang sangat melegenda, atau nama beken lain macam Lipstik maupun Madam Suroyo.

Aglaonema Harlequin banyak membuat orang penasaran karena harganya yang pernah menembus 660 juta. Harga tersebut didapatkan dari hasil lelang terbuka dikalangan penghobis Aglaonema. Orang yang berani hingga menghargai aglaonema harlequin sampai 660 juta adalah bp Harry Setiawan pemilik Irene Flora. Aglaonema harlequin merupakan aglaonema hybrid baru yang bercorak warna lembut.Perpaduan warna hijau, orange dan kuning keemasan yang membentuk corak yang seragam pada seluruh permukaan daun.Stang daun berwarna orange serta pendek dan membentuk posisi kompak pada daun. Kondisi daun kekar dan berbentuk bulat lebar. Dari semua kelebihan tersebut, wajarlah aglaonema harlequin dihargai sangat istimewa.

Kira-kira! Kapan kita bisa mengoleksi aglaonema Harlequin?????

AGLAONEMA THAILAND: AGLAONEMA DUD UNYAMANI PUTIH


Aglaonema dud unyamani putih tergolong aglaonema terbaru dari thailand. Aglaonema dud putih mempunyai kelebihan pada daunnya yang berwarna hijau dan putih terang serta bentuk daun bulat melebar. Selain itu, susunan daunnya membentuk kekompakan mengelilingi batang.
Aglaonema dud unyamani saat ini masih dihargai hingga ratusan ribu, beda dengan aglaonema dud unyamani merah yang sudah terjangkau sekitar lima puluh ribu per pohonnya. Aglaonema dud unyamani putih mempunyai kekurangan pada bagian daunnya yaitu: jika kondisi lingkungannya sirkulasi udaranya buruk atau kondisi cuaca tidak stabil maka permukaan daunnya mudah terkena virus/ jamur. Awalnya hanya berupa titik kuning kemudian lama kelamaan bertambah meluas hingga kondisi permukaan daun mengering. Walaupun begitu, penyebaran virus/ jamur tergolong lambat, sehingga pada saat ditemukan kondisi cacat karena virus/ jamur maka segera semprotkan Fungisida dan bakterisida untuk mematikan virus/ jamur yang menempel pada daun aglaonema dud unyamani putih tersebut.
Aglaonema dud unyamani tergolong lambat untuk mengeluarkan tunas. Biasanya para penghobis menggunakan metode stek batang untuk melakukan perbanyakan, karena tingkat keberhasilannya cukup tinggi. Karena lambatnya perbanyakan tersebut maka harga aglaonema dud unyamani relatif stabil.

AGLAONEMA INDONESIA: AGLAONEMA WIDURI, RAJANYA AGLAONEMA KONTES.


Aglaonema Widuri bagi para penghobis yang menyukai ajang kontes aglaonema merupakan tanaman yang sangat penting. Hal ini terkait dengan seringnya aglaonema widuri memenangkan ajang kontes yang diselenggarakan didaerah maupun ajang kontes skala nasional.

Aglaonema Widuri mempunyai ciri-ciri diantaranya yaitu: bentuk daunnya besar dan lonjong namun cenderung bulat, daunnya cukup tebal dibandingkan dengan aglaonema jenis lain hasil silangan greg hambali, susunan stang daun kompak dengan stang daun pendek. Daun aglaonema widuri berwarna motif batik dari perpaduan warna hijau, merah dan kuning. namun terkadang susunan warnanya tidak teratur. Aglaonema widuri lebih tahan terhadap cuaca panas dan tergolong relatif cepat pertumbuhannya.

Penyakit yang biasanya menyerang aglaonema widuri relatif sama dengan penyakit aglaonema lainnya yaitu jamur/ virus pada permukaan daun. Namun penyakit ini jarang terjadi dan biasanya menyerang pada daun yang sudah tua. Penanganannya cukup disemprotkan fungisida/ bakterisida pada daerah yang terkena penyakit. Dan untuk pencegahan bisa disemprotkan secara periodikal setiap satu bulan sekali.

AGLAONEMA THAILAND: AGLAONEMA MEGAWATI BERDAUN MERAH.


Aglaonema Megawati merupakan Hibrid terbaru dari keturunan aglaonema Chochin. Aglaonema Megawati mempunyai keistimewaan dibandingkan dengan aglaonema chochin karena aglaonema Megawati mempunyai stang daun yang pendek dan posisinya rose set. Selain itu, daun yang pada saat mudah berwarna hijau keputih-putihan lama-kelamaan berubah menjadi warna merah terang hingga keseluruh permukaan daun. Jika ada warna hijau, biasanya hanya terdapat pada tepi daun membentuk lipstik.Aglaonema Megawati lebih tahan terhadap virus yang biasanya menyerang pada stang daun aglaonema chochin. Virus jika dibiarkan maka kondisi daun akan membusuk. dan karena banyak keunggulannya tersebut maka aglaonema megawati harganya jauh lebih mahal dibandingkan aglaonema chochin.

Awal dinamainya aglaonema Megawati hingga saat ini kurang jelas asal usulnya. Namun diperkirakan masih berhubungan dengan Ibu Megawati yang hingga saat ini memimpin salah satu partai di Indonesia yang partai tersebut identik dengan warna merah.

Aglaonema Megawati keberadaannya masih sedikit, saat ini masih merupakan koleksi penghobis aglaonema yang biasanya dibeli dari Importir langsung. Biasanya pedagang ditepian jalan baru tersedia jenis aglaonema chochin itupun jumlahnya terbatas.

GRAFTING ADENIUM MENGGUNAKAN SRLOTAPE (ISOLASI)


Grafting Adenium umumnya dikenal sebagai proses penyambungan. Grafting caranya bisa berbagai macam, bisa memakai model tancapan (V) atau sambungan langsung, bentuk cabang bundar ala india. Mediator atau alat yang biasa dipakai untuk proses ini secara umum adalah pisau, plastik dan tali rafia.Namun ada cara lain untuk melakukan grafting yaitu dengan menggunakan srlotape (isolasi).Cara grafting dengan isolasi adalah sebagai berikut:

1. Siapkan tanaman adenium yang akan digunakan sebagai batang bawah dan batang atas.


2. Siapkan juga pisau dan isolasi sebagai sarana grafting.


3. Potong batang yang akan dilakukan grafting (potong rata, tidak perlu potongan bentuk V)
4. Potong juga sambungan atas secara rata dan sesuaikan diameter batang dengan diameter batang bawah.


5. Oleskan kedua potongan yang akan disambung dengan bakterisida dan fungisida agar steril.


6. Tempelkan batang grafting kemudian gunakan isolasi untuk mengikat sambungan tersebut. Pastikan kondisi grafting benar-benar tersambung.


7. Tempatkan pohon yang digrafting ditempat rindang, walaupun ditempat panaspun masih memungkinkan grafting tetap berhasil.


8. Kurang lebih minggu ke tiga akan muncul tunas dan setelah sambungan satu bulan atau lebih maka isolasi dapat dibuka.


Keistimewaan cara sambungan isolasi yaitu dapat dilakukan pada batang dengan posisi sulit, yang biasanya tidak dapat dilakukan dengan sambungan V.


OK selamat mencoba.

TIP MEMBUAT ADENIUM BERBONGGOL PENDEK DAN BERCABANG BANYAK


Untuk mendapatkan Adenium berbonggol pendek dan bercabang banyak secara umum dilakukan dengan pemangkasan yang teratur. Namun ada cara lain yang dapat dilakukan yaitu dengan mengatur posisi Adenium terhadap sinar matahari.
Berikut ini beberapa opsi yang dapat dilakukan:
1) Putar Adenium yang belum bercabang ke arah timur atau barat (batang harus terkena sinar matahari pagi dan sore)
2) Untuk batang yang telah memiliki tunas, putar Adenium ke arah utara atau selatan dengan harapan sisi belum bertunas menghadap ke timur atau barat.
3) Pemotongan batang tetap dapat dilakukan maksimal 5 cm dari pangkal batang percabangan agar nutrisi tanaman dapat digunakan untuk pembuatan tunas baru.
4) Perbanyak pertumbuhan akar Adenium sebab semakin banyak akar maka semakin banyak Adenium bercabang. Gunakan perangsang akar secara teratur atau dapat potong bonggol untuk menghasilkan perakaran kearah horisontal.
5) Lakukan penyiraman Adenium pada jam 5 sore agar akar pertumbuhannya ke arah samping dapat maksimal. Hindari penyiraman pada pagi hari karena akan merangsang pertumbuhan akar secara vertikal.
OK, itu sedikit tip bagi adeniumania.

Kamis, 01 April 2010

Budidaya Anthurium Batang Merah Siap Menyalip Gelombang Cinta


Dengan kelebihan cepat bertongkol dan batang selalu rnerah, anthurium Hookeri Batang Merah saat ini merupakan jenis anthurium yang membayangi harga pasar anthurium umumnya.

Setelah aneka varian Jenmanii, disusul Gelombang Cinta, kali ini adalah giliran Hookeri Batang Merah yang menjadi kuda hitam. Suatu saat pasti akan menjadi no. 1 menggeser Jenmanii dan Gelombang Gnta di pasaran.

Bagaimana mengenali Hookeri tersebut? Karena selain beredar hookeri batang merah lokal, saat ini di pasaran juga beredar eks Thailand?

Memang sejak anthurium dimasuki pasar impor terjadi persaingan ketet dipasaran. Padahal sebelumnya anthurium eks impor kurang disukai anthurium mania karena bisa merusak pasar anthurium lokal. Namun seiring waktu, setelah dilempar dipasaran ternyata keduanya tidak mengalami perbedaan yang berarti dalam hal fisik.

Sehingga di pasaran pun sangat sulit membedakan Hookeri Batanq Merah impor maupun lokal. Yang diketahui oleh pasar adalah ada dua jenis batang merah, yakni Super Red dan merah biasa. Yang Super Red harganya jelas lebih mahal dibanding yang red biasa.

CEPAT BERTONGKOL

Selain sudah tersamar, yang spesial dari si batang merah ini adalah daya pacu tumbuh tongkolnya yang sangat luar biasa. la bisa menghasilkan tongkol meski baru berdaun 2-3 helai saja.

Bila dibandingkan dengan kedua jenis anthurium pesaingnya yang saat ini sedang tren yaitu Gelombang Cinta dan Jenmanii, maka Hookeri Batang Merah berada di posisi di terigah-tengah. Hal ini disebabkan :

Juara pertumbuhan, dari segi pertumbuhannya, sudah jelas Hookeri Batang Merah yang menjadi juara. Conton kasus, Gelombang cinta memang menang di soal pertumbuhan daun yang lebih cepat dibandungkan dengan Hookeri Batang Merah.

Namun Gelombang Cinta masih kalah dalam hal pertumbuhan batang tongkol. Dimana ia perlu diatas 6 daun untuk memunculkan tongkol. Sedangkan yang terjadi pada hookeri batang merah hanya dengan 3 lembar daun pun dia bisa menghasilkan tongkol.

Pembanding lainnya adalah dengan Jenmanii. Bila Jenmanii memiliki karakter daun besar, lebar, berkarakter kasar dan tebal. Di sisi itu Batang Merah tidak bisa meyainginya. Namun di soal daya pacu tumbuh daunnya, jauh lebih cepat dibandingkan Jenmanii yang terlalu pemalu mengeluarkan daunnya.

Meskipun daya pacu tumbuh daunnya tidak secepat Gelombang Cinta, namun bila dibandingkan Jenmanii maka Hookeri Batang Merah menempati posisi urutan no. 2 dalam hal percepatan tumbuh. Selain itu rentang daunnya juga tidak kalah besar bila dibandingkan jenmanii. Apalagi dengan panjang daun Gelombang Cinta.

Satu keunggulan lagi selain keunggulan-keunggulan di atas, adalah memiliki warna batang lebih merah. Bisa disetarakan denqan merahnya Black Beauty dalam hal keawetan warna merahnya.

Mengapa dikatakan demikian? Black Beauty memang memiliki warna merah lebih pekat. Karena warna merahnya merupakan campuran dari warna merah dan coklat sehingga memberikan kesan warna hitam. Sedangkan Hookeri Batang Merah hanya diwakili dari warna batangnya saja yang merah.

Budidaya Aglaonema

Aglaonema disebut juga;Sri Rejeki atau Chinese Evergreen merupakan tanaman dari family Araceae. Genus Aglaonema terdiri dari sekitar 30 spesies. Habitat asli tanaman ini adalah di bawah hutan hujan tropis, tumbuh baik pada areal dengan intensitas penyinaran rendah dan kelembaban tinggi. Kini berbagai macam aglaonema hybrida telah dikembangkan, memiliki penampilan tanaman yang sangat menarik. Hybrida dari bermacam warna, bentuk, ukuran daun sehingga jauh berbeda dari spesies alami.


SIFAT TANAMAN, SYARAT TUMBUH


Sifat dari tanaman aglaonema beragam, ada yang dapat terkena sinar matahari dan ada juga yang harus ternaungi, sebagian aglaonema dapat hidup di tempat lembab dan sebagian lagi di tempat sedikit kering, tanaman aglaonema tergolong bandel, mudah dirawat dan cocok dijadikan

tanaman indoor, apalagi aglaonema terkenal dengan motif daunnya yang indah. Syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan pertumbuhan aglaonema yang optimal adalah lokasi, cahaya, kelembaban dan suhu.

Lokasi yang ideal untuk merawat aglaonema adalah daerah yang berketinggian 300 - 400 m diatas permukaan laut,namun tidak menutup kemungkinan juga dapat tumbuh baik di dataran rendah, sesuai habitatnya aglaonema menyukai lokasi yang teduh dengan pencahayaan terbatas, intensitas

sinar matahari berkisar antara 10 - 30%, kelembaban yang cocok untuk merawat aglaonema adalah 50 – 70%, di kisaran itu tanaman tumbuh baik, lebih dari 75% dapat menyebabkan tumbuhnya cendawan pada media tanam, selain itu juga suhu menunjang pertumbuhan, lokasi sebaiknya bersuhu 28 – 30 C pada siang hari dan 20 – 22 C malam hari dan dibantu juga dengan sirkulasi udara yang baik.


MEDIA TANAM


Untuk memiliki tanaman aglaonema yang tumbuh sehat dan baik diantaranya adalah dengan menggunakan media dengan komposisi yang pas, media dengan tingkat keasaman/pH dan porositas (Porous) yang ideal sangat baik untuk pertumbuhan aglaonema, media tanam aglaonema juga harus steril, yaitun bebas dari penyakit, tidak mudah lapuk dan hancur karena air, mudah diperoleh

dan harganya terjangkau, aglaonema dapat tumbuh dengan baik pada media dengan pH 7 atau disebut juga pH netral yang kaya akan zat hara, angka pH dengan selisih 0,5 – 1 masih dianggap pH ideal. Porous artinya mudah mengeluarkan kelebihan air, tingkat porositas yang dibutuhkan pada media tanam sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan, yaitu ketinggian dan kelembaban, pada

dataran rendah yang panas dan bercurah hujan rendah, media tanam sebaiknya harus bisa menahan air sehingga media tidak kekeringan, sebaliknya di dataran tinggi yang umumnya sering hujan sebaiknya gunakan media dengan porositas tinggi agar kelebihan air mudah dikeluarkan. Berikut macam jenis unsur yang digunakan untuk media tanam aglaonema, yang tentunya dengan tingkat porositas yang berbeda dengan kekurangan kelebihan masing-masing, kombinasi beberapa unsur media dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan dan faktor lingkungan :


1. Pakis,sekam bakar, Pasir malang,humus (1;1;1;1)

2. Pakis,pasir malang,sekam bakar, cocopeat (2;1;1;1)

3. Pakis,sekam bakar, pasir malang, cocopeat (2;1;1;1)

4. Cocopeat,sekam bakar kompos organik (5;3;2)

5. Pakis,pasir malang, kaliandra (3;2;1)

Jenis unsur media tanam


- Pakis

pakis dapat menyimpan air dengan baik dan memiliki drainase dan aerasi yang bagus, akar dapat menyerap air dengan mudah dan leluasa untuk berkembang, tidak mudah lapuk dan memiliki daya tahan cukup tinggi


- Sekam Bakar ;

sekam bakar memiliki kelebihan unsur yang terletak pada sifatnya yang steril dan daya tahanya mencapai 1 tahun, aerasinya cukup baik namun daya

serapnya terhadap air kurang baik, sehingga harus dicampur dengan unsur yang dapat menyerap air


- Pasir malang ;

pasir malang unsur media yang tingkat porositasnya

cukup baik, karena itu penggunaanya digunakan untuk mencegah media yang terlalu basah dan air yang menggenang


- Cocopeat

cocopeat adalah sabut kelapa hasil olahan, unsur ini sangat cocok digunakan bila menginginkan media yang cukup lembab untuk aglaonema khususnya di daerah yang kering dan panas, cocopeat

dapat menahan air cukup lama dalam jumlah yang banyak, namun sifatnya mudah lapuk


- Kaliandra

kaliandra cocok digunakan sebagai media di daerah kering dan panas, media ini cenderung cepat lembab sehingga rawan terjangkit cendewan pengganggu, sifatnya mudah lapuk dan hanya bertahan 4 – 6 bulan


PENYIRAMAN


Aglaonema termasuk tanaman yang butuh air dalam

jumlah cukup, jadi penyiraman hal penting yang mesti diperhatikan agar aglaonema tumbuh baik, tapi tidak sampai menggenangi medianya, frekuensi dan dosis penyiraman perlu diatur sesuai dengan kondisi media dan lingkungan setempat.


PEMUPUKAN

Untuk menunjang pertumbuhan tanaman aglaonema kebutuhan nutrisi sangat penting, beragam merek pupuk majemuk/anorganik mudah diperoleh, bahkan saat ini sudah banyak beredar pupuk khusus aglaonema. Sebelum memilih, cermati dulu komposisi nutrisi dan penggunaanya, barulah cara dan

dosis pemberiannya, pemberian pupuk dengan dosis rendah, tetapi sering diberikan akan menghasilkan tanaman kualitas baik dibanding dengan pemberian sesekali dengan dosis tinggi


MENGGANTI MEDIA TANAM/REPOTTING

Untuk menjaga agar kualitas aglaonema tetap baik perlu dilakukan penggantian media tanam, media tanam yang baik akan membuat aglaonema tumbuh dengan sehat, penggantian media tanam/repotting aglaonema dilakukan setiap 6-12 bulan sekali, repotting juga dibutuhkan oleh tanaman yang sudah terlalu besar sehingga tidak sebanding lagi dengan ukuran pot


HAMA DAN PENYAKIT


Hama adalah hewan pengganggu tanaman yang secara fisik masih dapat dilihat secara kasat mata tanpa bantuan alat. Hama pada aglaonema bermacam-macam dan gejalanya berbeda-beda diantaranya ;


1) Ulat

Hama ulat ada yang menyerang daun, yaitu spodoptera sp dan ada juga yang menyerang batang, yaitu Noctuidae


2) Kutu putih (kutu kebul)

kutu ini sering menyerang aglaonema di dataran rendah dibanding di dataran tinggi. Kutu putih menyerang batang dan daun bagian bawah, kutu tersebut mengisap cairan daun dan meninggalkan jelaga pada daun


3) Belalang

belalang menyerang tanaman aglaonema sama hal nya dengan ulat, yaitu menyerang daun

4) Kutu sisik

Hama ini menyerang daun, pelepah, batang dan bunga, bentuknya seperti lintah dengan ukuran yang lebih kecil, kutu sisik ini dapat menyebabkan daun mengerut,

kuning, layu dan akhirnya mati


5) Kutu Perisai kutu ini menyerang bagian daun, kutu ini biasanya terdapat koloni dengan membentuk barisan di bagian tulang daun, kutu ini memiliki bentuk seperti perisai pada bagian punggungnya


6) Root mealy bugs menyerang bagian akar tanaman, bentuknya seperti kutu putih, tanaman menjadi kurus, kerdil, daunya mengecil dan layu

Penyakit penyakit pada tanaman khususnya aglaonema disebabkan oleh 2 patogen, yaitu cendawan dan bakteri. Jumlah cendawan yang menyebabkan penyakit pada umumnya lebih banyak dibanding bakteri, berikut penyakit yang biasanya menyerang aglaonema


1. Layu fusarium, gejala serangan ditandai dengan tulang daun yang pucat berubah warna menjadi coklat keabuan lalu tanggkainya membusuk, penyebabnya adalah media yang

selalu basah sehingga media tanam ber-pH rendah, yang kondisi tersebut membuat Fusarium oxysporium leluasa berkembang.


2. Layu Bakteri, ditandai dengan daun dan batang yang melunak serta bau yang tak sedap


3. Busuk Akar, ditandai dengan daun yang menjadi pucat lalu busuk, batang yang berlubang dan layu, akarnya berwarna coklat kehitaman, yang disebabkan media terlalu lembab sehingga menyebabkan cendawan cepat berkembang.


4. Bercak daun, yang disebabkan oleh cendawan, penyakit ini ditandai dengan adanya bercak pada daun yang lama kelamaan membusuk.


5. Virus, pada aglaonema ditandai dengan daun yang berubah menjadi kekuningan atau menjadi keriting, perubahan tersebut karena virus dapat menghancurkan klorofil dan jaringan lainnya pada daun, virus susah ditanggulangi, perawatan dan pengendalian lingkungan yang baik merupakan cara pencegahan yang paling efektif.

MEMPERBANYAK AGLAONEMA

Aglaonema bisa diperbanyak melalui 2 cara, yaitu generatif (kawin) dilakukan dengan cara menanam biji sedangkan vegetatif (tidak kawin) dilakukan melalui stek, pemisahan anakan, cangkok, dan kultur jaringan.

Cermat Merawat, Anggrek Bulan Tumbuh Sehat


Keindahan anggrek bulan memang tak perlu diragukan lagi. Berkat keelokannya itu, anggrek berjuluk butterfly orchid ini menjelma sebagai primadona bisnis anggrek di Tanah Air. Namun apa jadinya bila anggrek ini tak mau berbunga atau hanya berbunga sekali, dan setelah itu ”ngambek” tak berbunga lagi. Tentu perasaan kesal dan kecewa akan bercampur ampur aduk jadi satu.
Masalah lain muncul, yakni saat tak berbunga, anggrek bulan yang kita miliki tak memancarkan keindahan seperti yang diharapkan. Kondisinya tampak kurang segar dan sehat. Entah itu akar, batang, daun ataupun bunganya. Semua itu timbul akibat cara perawatan yang kurang tepat.
Menurut Lily Turangan, sebenarnya tak ada cara khusus untuk menyiasati anggrek bulan itu agar tumbuh sehat dan rajin berbunga. ”Saya rasa cara merawat anggrek bulan sama saja seperti kita merawat Dendrobium.” Meski begitu, ada beberapa hal yang perlu kita cermati agar tanaman tumbuh segar dan sehat.
Sebagai tanaman epifit, anggrek bulan sepanjang hidupnya di alam bebas selalu ternaungi oleh ranting atau dahan pohon. ”Karena itu, anggrek jenis ini hanya butuh intensitas matahari yang tak terlalu kuat.cukup 20 sampai 50 persen saja,” ujar Lily.

Kebutuhan Sinar
Apabila cahaya yang didapat anggrek lebih besar dari angka itu, akan timbul kerusakan pada sebagian atau seluruh jaringan tanaman. Gejala terbakar akan segera terlihat terutama pada daun-daun yang terkena langsung cahaya matahari. Biasanya gejala itu ditandai dengan keluarnya warna cokelat kemerahan pada permukaan daunnya.
Kekurangan cahaya, pertumbuhan anggrek bulan pun tak bagus. Daun akan layu, kuning, pucat dan rontok. Kalau sudah begini, jangan harap tanaman ini akan mengeluarkan bunga. ”Untuk mendapat sinar redup itu, pasangi saja kebun kita dengan jaring peneduh atau paranet,” ujar Lily. Cara lain, tempelkan saja anggrek bulan pada batang pohon besar dan tempatkan di sebelah timur. Cahaya mentari pagi sangat bagus bagi pertumbuhannya.
Menurut Hadi Iswanto, umumnya anggrek memiliki kelembaban nisbi (ratio humidity) cukup tinggi, yaitu 60 sampai 80 persen. Meski begitu, tanaman berbunga indah ini tak menyukai udara yang kelewat basah. Kondisi udara yang terlalu lembab justru jadi pemicu munculnya penyakit busuk tunas dan daun. Anggrek bulan tumbuh bagus bersuhu 13 derajat Celcius sampai 18 derajat Celcius pada malam hari dan 18 derajat Celcius sampai 21 derajat Celcius (siang).
”Aturlah kelembaban yang cukup bagi si anggrek. Jangan sampai tanaman kesayangan kita itu ada dalam kondisi yang terlalu kering. Ingatlah, anggrek tidak mengisap air tanah seperti tanaman lain, melainkan hidup dari mengisap kelembaban udara di sekitarnya,” tambah Lily.
Untuk menjaga kelembaban udara, caranya bisa bermacam-macam. Pertama, bisa dengan memberikan semprotan air di sekitar tempat penanaman memakai sprayer. Atau meniru cara Lily, membuat wadah air di bawah deretan papan penaruh pot anggrek bulan. Alhasil terjadilah penguapan alami. Kelembaban udara pun terjaga.

Tak Cuma Bersih
Hal lain yang patut dicermati adalah penyiraman. Anggrek bulan akan tumbuh baik bila kebutuhan airnya tercukupi. Frekuensi dan banyaknya penyiraman yang diberikan tergantung pada jenis dan besar kecilnya ukuran tanaman serta keadaan lingkungannya,” kata Hadi. Tanaman yang sedang aktif tumbuh jelas butuh lebih banyak air ketimbang anggrek yang sudah berbunga.
Air yang digunakan untuk penyiraman tidak sekadar bersih. Air itu harus cukup mengandung mineral, pH netral dan tersedia sepanjang tahun. Selain ikut dalam proses fotosintesis, air juga berperan mengatur kondisi suhu. ”Cara pemberian air yang baik adalah dengan sprayer. Air keluar dari sprayer berupa butiran-butiran halus sehingga tidak menghanyutkan atau merusak media dan bagian tanaman,” ujar pria kelahiran Surabaya ini.
Biasanya penyiraman pada anggrek bulan minimal dilakukan dua kali sehari. Bila kemarau, frekuensinya ditambah jadi tiga kali. Idealnya, kata Hadi, penyiraman dilakukan pada pagi sekitar pukul 07.00 sampai 09.00 dan 16.00 – 18.00 (sore). Hadi juga mewanti-wanti agar anggrek bulan jangan terlalu berlebihan disiram air. Kelebihan penyiraman akan berdampak buruk bagi pertumbuhan akar. Buntutnya, akar jadi mudah busuk dan kehilangan daya serap.
Soal penyiraman beres, sekarang perhatikan aturan pemupukan anggrek bulan. Ada beragam cara memupuk anggrek. ”Tapi yang banyak dilakukan adalah pemupukan lewat daun karena lebih efektif dibanding cara lain,” ujar Hadi menjelaskan. Alasannya, daun mampu menyerap pupuk sekitar 90 persen, sedangkan akar hanya menyerap 10 persen. Lagi pula, kandungan unsur hara dalam pupuk bakal lebih cepat tembus ke jaringan tubuh lewat pembuluh daun atau kutikula.
Pupuk yang digunakan untuk anggrek harus mengandung tiga unsur hara penting, yaitu nitrogen (N), fosfor (P) dan kalium (K). Pemberian pupuk harus menyesuaikan fase pertumbuhan tanaman. Saat pembibitan, paling tidak 60 persen kandungan pupuk itu didominasi oleh unsur N. Menginjak usia muda, tanaman diberi pupuk dengan konsentrasi N:P:K yang sebanding yaitu 30 persen. Sedang masa sudah berbunga, unsur P berganti dominasi menjadi enam puluh persen.
Penggantian media tanam juga tak kalah penting. Ini dilakukan untuk menjaga pertumbuhan dan pembungaan anggrek bulan tetap optimal. ”Bila tanaman sudah kelihatan terlalu padat dan punya banyak tunas atau media tanam banyak ditumbuhi lumut dan dikerubungi semut, itu berarti sudah saatnya kita mengganti media tanam,” tutur Hadi yang meraih gelar sarjana pertaniannya di Surabaya.
Untuk mempercepat pembungaan anggrek bulan bisa dilakukan dengan pelbagai cara. Sebut saja dari perlakukan sepanjang hari, suhu rendah, pemberian zat pengatur tumbuh dan pengaturan intensitas cahaya. ”Dari beberapa itu, pilihan paling praktis dan murah adalah pengaturan intensitas cahaya,” ujar Hadi. (bay)

Anggrek Langka, Anggrekku Sayang, Anggrekku Malang


Anggrek yang saat ini masih bertengger sebagai jawaranya bunga yang paling beraneka-ragam manjadi aset tersendiri bagi bangsa Indonesia. Anggrek spesies adalah harta kekayaan yang berpotensi luar biasa. Sebagai harta kekayaan, tentu memberi konsekuensi tertentu bagi si empunya, dalam kasus ini seluruh bangsa Indonesia, khususnya masyarakat penggemar anggrek yang tentu lebih banyak mengetahui anggrek dibanding masyarakat biasa yang masih awam.

Bangsa yang memiliki harta tak ternilai tentu mempunyai banyak pilihan, apakah kita akan menjadi bangsa yang memberi harta penting nya secara cuma-cuma kepada siapapun??! Bahkan harta yang belum sama sekali kita manfaatkan?! Tentu akan sangat merugi. Jangan sampai kita menjadi bangsa yang kaya akan harta, tapi justru kebingungan oleh harta tersebut. Oleh karena itu, dalam mengoptimalkan harta karun anggrek negara ini ada beberapa point penting, antara lain:

1. Mengenali anggrek sebagai harta berharga,
hal ini menjadi sangat mendasar karena berkaitan dengan pemahaman kita terhadap pentingnya potensi yang dimiliki anggrek misal sebagai tanaman hias, bunga potong, obat, parfume, koleksi langka, kerajinan dll. Bagaimana kita bisa memanfaatkan sesuatu kalo tidak sadar bahwa sesuatu tadi berharga dan bernilai tinggi?? Itu sama saja seperti tikus yang mati kelaparan di dalam lumbung padi, si tikus tidak menyadari bahwa padi di sekitarnya adalah makanan. Oleh karena itu, pengetahuan tentang pengenalan jenis anggrek dan pemanfaatannya mutlak terus dikembangkan. Langkah rielnya : banyak membaca literatur anggrek mengenai jenis-jenisnya, potensi yang dimiliki anggrek tersebut (warna, bentuk tanaman, lama mekar, aroma, khasiat obat dll), atau sharing di milis atau forum anggrek untuk memperoleh pengetahuan dasar atau lanjut tentang anggrek spesies Indonesia, mendukung dan membantu suksesnya penelitian tentang anggrek Indonesia.

2. Menjaga anggrek sebagai harta berharga,
tahap selanjutnya setelah kita menyadari tentang nilai penting anggrek adalah upaya untuk menjaganya agar tidak habis atau malah hilang. Menjaga agar tidak habis atau hilang dalam hal ini bukan hanya berarti segi keamanan dari faktor luar seperti ”pencurian”. Tetapi juga terhadap kemanan terhadap jumlahnya atau dengan kata lain upaya untuk menjaga jumlah harta kita agar tidak mudah habis atau hilang. Bisa saja, meskipun anggrek tersebut benar-benar aman dari pencurian pihak negara asing, tapi justru habis karena terlalu over dieksploitasi oleh si pemiliknya tanpa memperhatikan keberlanjutannya kedepan. Sehingga, sebagai bangsa Indonesia yang pintar dan mencintai tanah airnya, kita harus tegas untuk menjaga anggrek spesies langka negeri ini dari rayuan bangsa lain yang hanya mau enaknya sendiri. Kita yang pontang-panting dan susah payah melestarikan, memelihara agar lestari di alam maupun di ek-situ tapi dengan enaknya bangsa lain mengambil anggrek langka kita dan mengembangkannya menjadi hibrida-hibrida unggul untuk memperkaya negara mereka. Stop perdagangan ilegal anggrek langka ke negara lain. Imbalan besar yang diiming-imingkan tidak setimpal dengan potensi anggrek tersebut ke depan. Begitu kita menjual anggrek langka keluar negeri secara ilegal, maka kita sama saja memberikan pusaka kita, begitu mereka telah mengembangkannya secara masal, maka habislah kejayaan dan daya tarik khas anggrek kita. Oleh karena itu, pilih varian terbaik dari setiap jenis anggrek dan jadikan indukan untuk perbanyakan…namun jangan sekali-kali menjual keluar negeri indukan pilihan tersebut. Tunjukkan bahwa kita adalah hobiis yang Indonesia banget alias ber nasionalisme tinggi. Langkah rielnya : Stop menjual keluar negeri anggrek langka (apalagi yang dilindungi) yang belum diteliti dan dikembangkan secara optimal oleh bangsa kita, pendataan anggrek koleksi, memelihara anggrek yang telah dimiliki dengan sebaik-baiknya, menolak anggrek cabutan langsung yang belum dipelihara/dibudidayakan, penyerbukan bunga untuk memperoleh buah, memperbanyakan anggrek langka baik secara manual atau melalui kultur biji dan jaringan, relokasi anggrek langka ke habitatnya, meminimalkan eksploitasi anggrek dari habitatnya secara berlebih, tidak anti dengan anggrek spesies hasil kultur jaringan, menjaga kelestarian habitat anggrek dan banyak lainnya. Meskipun nampaknya sangat ketat, namun anggrek langka atau yang dilindungi tetap diperkenankan keluar negeri untuk kepentingan penelitian atau kepentingan khusus lainnya dan tetap harus melalui jalur legal sesuai peraturan yang ada. Memang terdengarnya idealis sekali ya….tapi tunggu dulu…baca point berikutnya.

3. Memanfaatkan anggrek sebagai harta,
tentu sangat amat percuma sekali kalau kita sudah sadar bahwa kita memiliki harta bernilai, lalu kita juga sudah menjaganya dengan baik, tapi kita tidak bisa memanfaatkannya sama sekali…itu mubazir namanya. Ibarat kita mengetahui ada banyak sayuran tumbuh di halaman yang bisa dimasak menjadi masakan lezat, kemudian setiap hari kita siram, dipupuk dan diperbanyak, tapi sayuran yang telah dewasa hanya dibiarkan saja, lebih parah lagi kita hanya bisa melihat sayuran tadi tua-membusuk dengan tatapan kosong sambil gigit jari dan berkata dalam hati (kasian deh gua…). Kita hindari menjadi bangsa yang hanya bisa phobia atau ketakutan berlebih, sehingga selamanya kita hanya bisa memeluk erat harta agar tidak dicuri orang, tapi justru tidak pernah sempat untuk menggunakan hartanya. Upaya pemanfaatan potensi yang dimiliki anggrek khususnya anggrek langka merupakan hal yang tidak kalah pentingnya. Bangsa ini hanya akan stagnan bila selamanya tidak bisa memanfaatkan potensi SDA nya secara optimal. Langkah rielnya antara lain, menjual secara luas anggrek hasil perbanyakan budidaya, mengembangkan bisnis bunga anggrek potong, memperomosikan anggrek hasil kultur jaringan keluar negeri, melakukan hibridisasi untuk menghasilkan anggrek-anggrek hibrida unggul, mengajukan hak perlindungan varietas terhadap anggrek spesies lokal atau hasil pemuliaan, mengekstrak anggrek untuk memperoleh senyawa obat atau senyawa penting lainnya, menanami pekarangan dengan anggrek-anggrek yang berbunga menawan, atau menjadikan anggrek sebagai bunga penyambutan bagi turis-turis asing atau malah menukar pesawat jet sukhoi dengan 20.000 karung anggrek hibrida. Bahkan anggrek paling langka yang hanya ada setengah, dimuka bumi sekalipun bisa dijual bebas apabila telah dilakukan penelitian optimal, perbanyakan massal dan memperoleh ijin/legalisasi dari pihak berwenang.

Toh meskipun kita belum sehebat bu Menkes Siti Fadilah Supari, tapi setidaknya kita memiliki semangat yang sama seperti yang beliau perjuangkan….tetep ikut bangga dong. Kapan ya, bisa kasih nama anggrek ke beliau…., atau minimal kasih beliau anggrek istimewa -_-!! phUuu Jadi fuying