Obyek Wisata Air Terjun Bajuin

Desa Sungai Bakar Kec.Bajuin Kab.Tanah Laut (10 Km dari kota Pelaihari)

Obyek Wisata Pantai Takisung

Desa Takisung Kec.Takisung Kab.Tanah Laut (22 Km dari kota Pelaihari)

Obyek Wisata Pantai Batakan

Desa Batakan Kec.Panyipatan Kab.Tanah Laut (40 Km dari kota Pelaihari)

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 Januari 2014

Polres Tanah Laut Kalsel Sita Sabu dan Ekstasi Senilai Rp 5,8 M

Satuan Reskoba Polres Tanah Laut, Kalimantan Selatan, menyita 1 kg sabu serta 9.512 butir ekstasi senilai Rp 5,8 miliar. Dua tersangka, Subhan (30) dan Ali Makmur alias Amoy (30), mendekam di sel tahanan Mapolres Tanah Laut.

Keterangan diperoleh detikcom, penangkapan Subhan dan Ali Makmur yang dilakukan Kamis (16/1/2014) kemarin berawal dari penangkapan 2 orang pengedar sebelumnya dengan barang bukti masing-masing 2 paket kecil sabu.

"Kita kembangkan, kedua pengedar itu mengaku mendapatkan sabu dari bandar besar di Kabupaten Banjar. Kami selidiki dan kami buru hingga ke Kabupaten Banjar," kata Kapolres Tanah Laut, AKBP Midi Siswoko, ketika dikonfirmasi detikcom, Jumat (17/1/2014).

Kepolisian menggeledah rumah yang ditinggali Subhan dan Amoy di Kabupaten Banjar, tepatnya di KM 8 Perumahan Persada Mas, Kecamatan Kertak Hanyar. Di dalam rumah itu, petugas menemukan sekaligus menyita barang bukti paket 1 kg sabu dan juga 9.512 butir ekstasi.

"Dari paket itu bertuliskan salah satu perusahaan ekspedisi dengan asal pengiriman dari Kalimantan Barat. Salah satu paket berisi 200 butir ekstasi sudah terbuka, diduga sudah sempat diedarkan. Kami duga juga paket barang haram itu berasal dari luar Kalimantan," ujar Midi.

"Diperkirakan nilai barang haram itu bernilai miliaran rupiah. Harga 1 gram sabu Rp 2 juta per gram dan harga ekstasi Rp 450 ribu per butir. Total kurang lebih nilainya Rp 5,8 miliar," tambahnya.

"Dari catatan kami, Subhan dan Amoy ini pemain baru bisnis narkoba. Tapi setelah ditelusuri lebih jauh, istri Subhan sekarang ditahan di Polresta Banjarmasin, setelah sebelumnya ditangkap juga terkait kasus narkoba," terangnya lagi.

Subhan dan Amoy yang kini meringkuk di sel tahanan Mapolres Tanah Laut dijerat UU No 35/2009 tentang Narkotika. Jajaran Polres Tanah Laut masih mengembangkan kasus itu dengan diback-up Direktorat Reskoba Polda Kalimantan Selatan.

"Benar. Keduanya (Subhan dan Amoy) yang kita tangkap Kamis (17/1/2014) kemarin, terhitung hari ini berstatus tersangka dan ditahan di Polres Tanah Laut," tutup Midi.(detik.com)

Selasa, 26 Oktober 2010

Merapi Meletus

Gunung Merapi, Magelang, Jawa Tengah, Selasa (26/10), memasuki tahap erupsi. Menurut laporan BPPTKA, letusan terjadi sekitar pukul 17.45 WIB. Sedikitnya terjadi hingga tiga kali letusan. letusan diiringi keluarnya awan panas setingg 1,5 meter yang mengarah ke Kaliadem, Kepuharjo.

Hujan abu dari puncak Merapi menyebar hingga mencapai radius delapan kilometer bahkan Sleman di Yogyakarta. Warga di Sleman mulai merasakan hawa panas dan kesulitan bernapas. Dengan kondisi seperti ini, seluruh warga di lereng Merapi dievakuasi ke posko-posko pengungsian. Belum diketahui adanya korban dalam peristiwa ini.

Sudah 13 Pasien Korban Merapi Dibawa ke RS Panti Nugroho

REPUBLIKA.CO.ID,SLEMAN--Korban akibat meletusnya Gunung Merapi cukup banyak, terutama yang berada di Kinahrejo. Saat ini yang sudah dibawa ke RS Sakit Panti Nugroho Pakem sudah ada 13 orang. Kemungkinan masih banyak korban yang berdatangan karena masih dilakukan evakuasi.

Hal itu dikemukakan Mara, salah seorang bagian informasi RS Mara yang dihubungi Republika, Selasa malam (26/10). Rencananya ada dua pasien yang akan dirujuk ke RSUP Dr Sardjito, kata dia. Sementara itu itu di RSUP Dr Sardjito sudah dihubungi dari RS Panti Nugroho akan ada pasien yang akan dirujuk.

Menruut Kepala Bagian Humas dan Hukum RSUP Dr Sardjito Trisno Heru Nugroho mengatakan RSUP Dr Sardjito siap menerima pasien jika ada korban bencana Merapi yang dirujuk ke RSUP Dr Sardjito. ''Kami tadi sore juga sudah melakukan rapat koordinasi dengan semua rumah sakit baik pemerintah maupun swasta yang ada di wilayah DIY dan Jawa Tengah,''kata dia pada Republika.

Menurut dia, rumah sakit sudah mempunyai komitmen bersama untuk saling merujuk jika di rumah sakit yang ada di wilayah DIY dan Jawa Tengah yang dekat dengan lokasi bencana penuh.

Minggu, 29 Agustus 2010

KESURUPAN DITINJAU DARI SEGI ILMIAH


Perlu diketahui mungkin saja seorang pasien dengan penyakit epilepsi atau penyakit ayan saat kambuh mengalami halusinasi melihat hantu, mendengar bisikan dan kemudian suaranya jadi berubah dan mirip dengan gejala kesurupan itu. Biasanya gejala tersebut terdapat pada pasien dengan epilepsy lobus temporalis, walaupun penyakit ini jarang. Serangan epilepsi pada anak sekolah akan seperti kesurupan. Gejala ini memancing teman sekelasnya yang lain –terutama perempuan yang mengalami banyak masalah dan kesulitan– untuk ikut tertular gejala itu.

Dalam istilah kedokteran kesurupan disebut possession trans atau suatu kondisi trans pemilikan yaitu terdapatnya perubahan tunggal atau episodic keadaan kesadaran sesorang di mana dapat diketahui adanya pergantian identitas pribadi dengan idenditas baru. Contohnya orang tersebut merasa menjadi orang lain yang hidup ratusan tahun yang lalu atau menyebut dirinya mbah dll. Akibatnya, orang tersebut mempunyai perilaku yang asing dan aneh.

Tentu Anda sudah melihat di media elektronika bagaimana anak sekolah atau buruh perempuan yang kesurupan itu dengan gejala tatapan mata tajam, menakutkan, kosong dan lurus ke depan. Kemudian suaranya berubah, yang tadinya halus menjadi besar dan berat seperti suara laki-laki, padahal yang kesurupan adalah perempuan. Jika kita periksa, tekanan darahnya agak turun kecuali jika dia meronta-ronta. Suhu badannya agak turun dan terasa dingin.

Yang aneh adalah kekuatan fisiknya melebihi kekuatan yang biasa dipunyainya sehari-hari. Kadang-kadang dia bertindak kasar lari-lari dan melempar orang sekitarnya, berteriak dan bicara tidak karuan, ngalantur dan mungkin dapat berbicara bahasa asing yang dia tidak tahu sebelumnya atau disebut juga xenolalia. Beberapa lama kemudian, tanpa perlu dipegang keras atau dihimpit proses kesurupan akan mulai berhenti dan diikuti dengan gejala amnesia atau lupa semua atau sebagian kejadian yang menimpanya.

Pada saat itu akan terjadi rasa kelelahan yang amat sangat dan sakit pada seluruh badannya. Sakit badan itu sebetulnya adalah akibat orang-orang yang menolongnya menekan dan menutup jalan napasnya sebagai upaya mengusir makhluk halus keluar dari tubuhnya. Ini adalah suatu tindakan yang tidak betul.

Ditinjau dari sistem saraf, kesurupan adalah fenomena serangan terhadap sistem limbic yang sebagian besar mengatur emosi, tindakan dan perilaku. Sistem limbic sangat luas dan mencakup berbagai bagian di berbagai lobus otak. Dengan terganggunya emosi dan beratnya tekanan akibat kesulitan hidup, timbullah rangsangan yang akan memengaruhi sistem limbic. Akhirnya, terjadilah kekacauan dari zat pengantar rangsang saraf atau neurotransmitter. Zat penghantar rangsang saraf yang keluar mungkin norepinephrin atau juga serotonin yang menyebabkan perubahan perilaku atau sebaliknya.

Berdasarkan pengalaman saya, untuk mengetahui apakah seseorang kesurupan atau mengalami reaksi histeris, periksa saja kelopak matanya yang selalu ditutup itu. Coba buka kelopak matanya. Pasien yang mengalami reaksi histeris biasanya akan menahannya dengan kuat. Reaksi histeria massal memang gampang terjadi pada siswi-siswi terutama yang bermasalah. Kemungkinan yang kesurupan itu paling hanya satu atau dua orang, kemudian menjalar kepada siswi yang lain.

Histeria ini umumnya menimbulkan reaksi ketakutan. Mereka yang mentalnya tidak kuat dan dia sedang bermasalah, dia akan berteriak-teriak, dan tubuhnya mengalami kejang atau kaku. Hal ini dapat kita lihat jelas pada tangannya. Perempuan memang relatif gampang terkena kesurupan dan histeria, karena selain faktor emosi yang lebih juga kemungkinan juga karena ada perbedaan hormonal dari dengan laki-laki. Begitulah kira kira penjelasan medis ilmiah mengenai kesurupan.[sayakasihtahu.com] Foto : Detik

ADA LUBANG PINTU NERAKA DI UZBEKISTAN

Pintu neraka sering dilukiskan dengan suasana api menyala yang sangat mengerikan panasnya. Kondisi seperti itulah yang terdapat di sebuah lubang api menganga di daratan Uzbekistan, Asia Tengah. Maka, lubang api itu pun disebut sebagai "pintu neraka".

Lubang api itu berukuran sekitar dua kali lapangan bola dengan kedalaman lebih dari 30 meter. Semula ukurannya tidak sebesar itu sejak pertama kali "pintu neraka" itu dijumpai manusia pada tahun 1975.


Awalnya ahli geologi menggali dengan alat berat untuk pengeboran gas alam. Anehnya, di lokasi itu ditemukan jurang besar di bawah tanah. Saking besarnya, semua peralatan untuk penggalian itu terperosok ke dalam.

Jurang itu dipenuhi dengan gas bumi yang beracun. Belum ada keterangan resmi Uni Soviet kala itu terkait berapa jumlah korban tewas akibat terkena gas beracun. Namun, para ahli segera menyingkir dan semua peralatan yang terperosok itu ditinggal pergi.

Untuk menghindari gas beracun yang telanjur terbuka ke langit bumi itu menyebar, para ahli memutuskan untuk membakarnya. Posisinya berada di dekat kota kecil bernama Davaz.

Praktis sejak 1975 lubang raksasa itu menyemburkan api seperti gunung berapi dan masih tetap menyala hingga kini walau sudah 35 tahun berlalu. Masyarakat sekitar tak ada yang berani mendekat karena pengaruh medan panas hingga beberapa ratus meter sehingga dinamakan "pintu neraka".

Sampai sekarang belum ada penjelasan apakah "pintu neraka" itu ukurannya melebar atau stabil karena gas yang keluar dari perut bumi itu langsung terbakar. Walau terkena hujan pun, apinya tidak mati.

Lubang api raksasa itu kelihatan dari kejauhan karena berada di daratan tandus yang luas. Bila malam, tampak semakin jelas dengan sorotan cahaya kekuningan yang bersumber dari "pintu neraka" itu.

Mirip dengan lumpur Lapindo, yang terus mengeluarkan lumpur panas gara-gara pengeboran yang dinilai gagal sehingga menyembur ke permukaan bumi. Hingga kini juga belum ada ahli geologi yang mampu menghentikan semburan lumpur panas Lapindo. Yang bisa dilakukan hanya membatasi agar area efek lumpur panas itu tidak terus melebar. [internasional.kompas.com]

Sabtu, 28 Agustus 2010

PENGAKUAN BLOGGER MALAYSIA (PLUS ALAMAT BLOGNYA) : JIKA AKU ORANG INDONESIA, AKUPUN AKAN MEMBENCI MALAYSIA

Dalam sebuah blog di situs Star Online, muncul tulisan dari seorang beridentitas malaysiamanaboleh.

Pemerintah menyadari mereka memperlakukan buruk orang Indonesia. Mengapa memelintir cerita dan menganggap kita tak tahu apa-apa?
Saya menyarankan warga Malaysia memosisikan diri sebagai orang Indonesia agar bisa memahami perasaan 235 juta jiwa orang Indonesia.
Para buruh migran di Malaysia sering menerima perlakuan buruk oleh majikan mereka. Buruh migran yang menjadi korban pun tidak mendapat perlindungan hukum dari aparat hukum Malaysia yang seharusnya melindungi mereka.

Keadaan menjadi lebih buruk karena pemerintah dan media membuat stigma buruk terhadap pekerja asing. Citra buruk itu melekat sedemikian rupa.

Dalam banyak hal, kebanyakan orang Malaysia selalu menghubungkan buruh migran sebagai orang Indonesia bergaji murah, berpendidikan rendah, banyak terlibat kejahatan sehingga tidak perlu dihormati serta bermental pemeras.

Pemahaman tersebut tidak benar sama sekali. Pandangan tersebut sangat bias dan diskriminatif. Banyak orang Indonesia yang berpendidikan tinggi ataupun menjadi pekerja migran eksekutif. Tentu saja, pekerja yang tidak terdidik akan mendapat bayaran rendah serta bekerja di negara lain seperti Malaysia.

Jumlah buruh migran di Malaysia mencapai 10 persen dari keseluruhan penduduk Malaysia. Tentu tidak heran jika 10 persen dari 100 persen angka kejahatan disumbangkan oleh pekerja asing. Di dalam media setiap hari juga muncul berita soal perampokan, pembunuhan, dan pemerkosaan yang dilakukan oleh warga Malaysia sendiri.

Jika saya orang Indonesia, saya pun akan membenci Malaysia.

Saya merasa lebih malu lagi karena Malaysia tidak mampu memahami bahwa buruh migran pun berhak atas perlindungan hukum dan hak asasinya perlu dijaga. Seorang bloger lain beridentitas PatrickJB adalah satu dari sekian banyak orang Malaysia berpandangan bias seperti itu, yang juga menulis di blog saya. Saya sedih karena orang-orang seperti itu ternyata ada.

Saya tidak akan merasa heran lagi jika Malaysia tak akan bisa menjadi tempat yang lebih baik. Karena realitas yang terjadi tidak hanya ada di hadapan saya. Kenyataan adalah realitas seperti itu adalah orang-orang seperti Anda. Realitasnya adalah Anda.

Blog ini juga dikomentari bahwa RELA (bagian aparat Malaysia) suka memeras
[Kompas.com]

Bila anda penasaran alamat blogge Malaysia yang menulis"JIKA AKU ORANG INDONESIA, AKUPUN AKAN MEMBENCI MALAYSIA" klik DI SINI.

Sabtu, 21 Agustus 2010

Air Zam-zam Ala Masjid Peneleh Surabaya


VIVAnews - Matahari terasa menyengat, suhu di Kota Surabaya kala itu mencapai 32 derajat celcius, salat dzuhur berjamaah baru saja usai dilaksanakan. Sambil berteduh, para jamaah duduk-duduk santai, ada yang tidur-tiduran, bercengkrama bahkan tidak sedikit yang membaca ayat-ayat suci Al-Quran.

Pemandangan seperti itu kerap terjadi setiap harinya di Masjid Jami Peneleh, di Jalan Peneleh 5 No 41, Surabaya, Jawa Timur, terlebih selama bulan suci ramadan.

Selain karena kemegahannya, masjid ini juga menyimpan banyak cerita. Lokasinya yang berdekatan dengan rumah Haji Oemar Said Tjokroaminoto, salah satu pahlawan kemerdekaan RI, juga tercatat sebagai masjid tertua di Kota Surabaya yang berdiri pada 1421, dibangun beberapa bulan sebelum dibangun Masjid Ampel.

Namun sayang, sekarang masjid ini nyaris luput dari perhatian orang banyak, tapi jika bertandang ke masjid ini dan menanyai setiap orang di kawasan itu, ceritanya begitu manarik, beragam, dan tentu banyak versi. Tidak ketinggalan aroma mistik. Maklum carita lisan yang kerap dibumbui imajinasi dari tiap-tiap generasi.

Bahkan, tidak sedikit mereka yang datang, selain salat dan berziarah, juga berburu air sumur untuk wudhu dan juga diminum. Konon menurut cerita, sumur itu diyakini sebagai petilasan (makam) Sunan Ampel atau Raden Rahmad. Sehingga akan berkah bila wudhu dengan air itu. Bahkan tidak sedikit yang membawanya pulang.

"Banyak cerita dari sejarah msajid ini, tetapi yang saya perhatikan bila datang ke sini banyak yang salat dan pulangnya membawa air yang diambil dari sumur masjid itu, katanya sumur tua itu berkhasiat," ujar Imam Sahuri salah seorang pendatang yang mondok di kawasan itu.

Banyak yang meyakini, kualitas air sumur Masjid Peneleh sepadan dengan sumur di Masjid Ampel dan air zam-zam di halaman Kota Suci Mekah.

Keunikan lain yang tidak bisa disangkal, sampai saat ini sumur itu masih mengeluarkan air meski di musim kemarau panjang. Namun sayang, letak sumur mukzizat ini tersembuyi di bawah tangga dan bedug, sehingga sulit dilihat. Hanya saja air itu mengalir ke tempat wudlu.

Jika melihat kultur arsitekturnya, masjdi tua yang masih berdiri kokoh itu, termasuk masjid aliran neuw imperial. Pernah direnovasi pada tahun 1800. Masjid Peneleh ini, serupa dengan karakter bangunan Gedung Negera Grahadi di Jl Gubernur Suryo yang dibangun 1777.

Tiang penyangganya dari kayu jati termasuk rangka langit langitnya. Ada 10 tiang kayu jati raksasa menjulang tinggi dan saling menyambung di bagian langit-langit. Dipadu dengan kaca ukir yang cantik dan unik di setiap jendela masjid, menambah keindahan bangunan masjid.

Minggu, 04 Juli 2010

Jupe Diduga Tahu Asal-usul Tato Luna Maya


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Artis seksi Julia Perez diduga mengetahui asal-usul tato lumba-lumba di pinggul sebelah kiri Luna Maya. Konon Luna sempat meminta Jupe untuk mengantarkannya membuat tato di kawasan Bandung.

Ketika dikonfirmasi soal tato Luna Maya, Jupe enggan membeberkannya. "Ah, gue enggak tau soal itu, " katanya saat ditemui di PPHUI, Jakarta Selatan, Jumat (2/7/2010).

Meski mengaku tak tahu perihal pembuatan tato Luna, Jupe membenarkan banyak artis yang berkunjung dan membuat tato di daerah Bandung. "Oh banyak, artis-artis banyak bikin tato di sana," katanya.

Jupe siap memberi keterangan bila pihak berwajib memintanya bicara tentang tato Luna. "Gue sih siap-siap aja kalau polisi minta keterangan, tapi yang pasti gue enggak tau kalau dia (Luna) bikin tato di situ," kata Jupe yang juga mengaku pernah bikin tato pinggul di Bandung.

Sebelumnya, Pusdokkes (Pusat Kedokteran dan Kesehatan) Polri melakukan cek fisik menyeluruh terhadap Luna Maya, Cut Tari, dan Ariel. Cek fisik dilakukan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati pada Rabu (23/6) lalu.

"Ya diukur payudaranya, diperiksa tato, serta tanda lahirnya. Tanda-tanda fisik, gigi, anatomi tubuh, serta pengukuran-pengukuran. Tanda fisik kan ada yang tampak dan tidak tampak. Yang tidak tampak misalnya di dalam pakaiannya," jelas Marwoto.

Berdasarkan cek fisik, menurut Marwoto, ada beberapa tanda yang ada di tubuh Luna. Namun, ia enggan membeberkannya secara rinci kepada media. "Tanda itu ada tanda lahir dan tanda yang dibuat setelah dewasa. Saya juga belum tahu tanda lahir di mana saja. Hasilnya saya belum tahu,"ucapnya.

Sementara, Direktur I Keamanan dan Transnasional Bareskrim Polri, Brigjen Pol Saut Usman Nasution menegaskan, pihaknya akan menyelidiki dan 'mengejar' dokter yang dikabarkan telah 'menghapus' tato lumba-lumba milik Luna Maya.

Isu santer menyebutkan, Luna Maya telah menghubungi dokter untuk bisa 'menghapus' tato yang berada di pinggul kirinya.

Saut Usman Nasution mengaku telah mendapat informasi tentang dokter tersebut. Dan, informasi itu akan ditindaklanjutinya. "Kita akan cari," katanya.(*)

Pekan Depan Luna dan Cut Tari Jadi Tersangka


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemberitaan kasus video mesum yang mirip penyanyi dan aktris ibukota terus berlanjut. Kemungkinan akan bertambah geger karena setelah Mabes Polri menjadikan Ariel tersangka, ada kemungkinan dua lawan mainnya dalam video itu, Luna Maya dan Cut Tari, 'naik kelas' pekan depan.

"Ya, mungkin minggu depan ditentukan. Kelasnya dinaikan minggu depan. Mungkin!" kata Kepala Bidang Penerangan Umum (Kabid Penum) Polri, Komisaris Besar Polisi, Marwoto Soeto saat dihubungi wartawan, Minggu (4/7/2010).

Pernyataan 'naik kelas' Marwoto jelas mengundang tanda tanya. Saat ini Luna Maya dan Cut Tari masih berstatus sebagai saksi. Lumrahnya orang yang diperiksa sebagai saksi, jika kemudian terbukti unsur pidananya maka akan menjadi tersangka.

Namun Marwoto enggan menggunakan kata tersangka. "Belum," katanya pendek.

Polri menetapkan status tersangka vokalis Peterpan dengan banyak pasal, yakni pasal 4 jo pasal 29 Undang-undang Nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi. Ariel juga dikenakan pasal 27 Undang-undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Internet dan Transaksi Elektronik, serta pasal 282 KUHP yakni asusila. (*)

Susno Kembali Praperadilankan Polri di PN Jaksel


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tak ada kata menyerah bagi mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji untuk mencari keadilan. Senin (5/7/2010), esok jenderal bintang tiga tersebut akan menggugat Polri lewat sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Hal itu dibenarkan kuasa hukum Susno, Efran Helmi Juni kepada Tribunnews.com, Minggu (4/7/2010). "Iya, sepertinya memang begitu (praperadilan, Senin). Pak Susno sudah tahu," ujar Efran. Menurutnya, tak ada persiapan khusus untuk gugatan praperadilan besok.

Kepastian jadwal sidang praperadilan mantan Kabareskrim Mabes Polri itu sebelumnya sudah disampaikan Sudarwin, hakim tunggal yang akan memimpin sidang Susno. "Sidangnya akan dilaksanakan pada Senin," ujar Sudarwin saat ditemui Tribunnews.com di kantornya, Kamis (24/6/2010).

Menurut Sudarwin, dalam permohonannya, Susno menggugat penambahan penahanannya menjadi 20 hari. "Gugatannya terkait tidak sahnya penahanan lanjutan dengan alasan Susno berada di bawah (perlindungan) LPSK," terangnya.

Sebelumnya, dalam gugatan pertama, Susno mempertanyakan langkah Polri yang menangkap dan menahannya. Ia menilai, penangkapan dan penahanannya tidak sah. Namun Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak permohonan Susno dan memenangkan Mabes Polri.

Selasa, 29 Juni 2010

PERTANDINGAN JUDO DI SPN BANJARBARU DALAM RANGKA HUT BHAYNGKARA KE 64 POLDA KALSEL


Pada hari Jum'at tanggal 25 Juni 2010 bertempat di GOR SPN Banjarbaru telah diselengarakan pertandingan judo guna mesemarakan memperingati HUT Bhayangkara ke 64 Polda Kalsel, yang diikuti oleh semua Kasatker Jajaran Polda Kalsel yang dibagi menjadi 22 regu. Dalam kegiatan tersebut berlangsung dengan semarak dan ramai karena olahraga fisik ini jarang sekali di lakukan perlombaan hanya hari - hari tertentu saja sehingga banyak peserta yang mengikutinya.

Rabu, 16 Juni 2010

Wartawan Gelar Aksi Protes Ariel di Bareskrim Polri


Jakarta, (tvOne)

Ulah Nazriel Irham alias Ariel yang merusak kamera milik salah seorang wartawan masih berbuntut panjang. Sebagai bentuk protes, puluhan wartawan melakukan aksi robek foto Ariel di depan gedung Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Jakarta, Senin (14/6).

Tak hanya itu, wartawan juga menginjak-injak foto yang telah dirobek-robek tersebut. Wartawan lalu membentangkan aneka poster yang berisi kecaman terhadap vokalis band Peterpan tersebut. Di antaranya bertuliskan, “Ariel Tak Kebal Hukum”, “Hukum Ditegakkan. Proses Ariel Sekarang”, “Usut Tuntas Perusakan Kamera.”

Insiden perusakan kamera tersebut terjadi seusai Ariel dan Luna Maya menjalani pemeriksaan di Mabes Polri, Jumat (11/4). Ariel dan Luna Maya diperiksa terkait peredaran video mesum yang pelakonnya mirip pasangan kekasih ini.

“Tindakan itu sudah menghalang-halangi tugas wartwan. Ini sudah merupakan tindak pidana yang harus diusut,” kata salah seorang wartawan, Dodo, kepada ANTARA. Ia meminta Bareskrim Polri segera mengusut kasus ini.

Wakil Kepala Divisi Humas Polri Brigjen Pol Zainuri Lubis yang menerima aspirasi wartawan lalu menerima kamera yang dirusak Ariel. "Kamera yang rusak ini akan saya serahkan ke reserse untuk dijadikan barang bukti," katanya.

Kemenkominfo Berhasil Lacak Pengedar Video Asusila Mirip Artis


Jakarta, (tvOne)

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah berhasil mengidentifikasi pemosting pertama video porno mirip artis.

"Kami bekerja sama dengan Kepolisian sudah menemukan siapa yang memposting video tersebut," kata Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemenkominfo, Gatot S. Dewa Broto, di Jakarta, Jumat (11/6).

Ia mengatakan, pihaknya bekerja secara maraton dalam beberapa waktu terakhir untuk mengungkap pelaku pemosting video porno mirip artis yang mengundang keresahan masyarakat itu.

Gatot menambahkan, pihaknya juga telah memasang target sebelum Piala Dunia 2010 dimulai kasus itu telah rampung. "Kami target sebelum Piala Dunia selesai, sudah kami serahkan kepada Kepolisian," katanya.

Gatot juga menegaskan, setelah pihaknya memberikan referensi maka kewenangan untuk melakukan tindakan penegakan hukum ada pada pihak kepolisian. "Ranah kami adalah pada siapa yang mendeliver, mengupload pertama bukan pada siapa pemainnya," katanya

Pihaknya telah berhasil mengungkap pemosting video porno mirip artis itu pada Kamis (10/6) sekitar pukul 15.00 WIB. "Video diposting pada enam hari lalu dan posting pertama dilakukan pada 10 hari lalu oleh "somebody different"," kata Gatot.

Ia memastikan pelaku pemostingan video porno bukan hanya satu orang. Dan sampai saat ini pihaknya masih berkonsentrasi pada video porno versi satu dan dua. Gatot menjelaskan, dari alamat Internet Protocol (IP) dapat diketahui bahwa pemostingan dilakukan di Indonesia dari alamat yang berbeda sehingga kemungkinan dilakukan oleh lebih dari satu orang.

Namun, pihaknya belum bisa memastikan apakah pelaku tergabung dalam sindikat tertentu. "Pemerintah tidak sedang diam saja, kami melakukan proteksi dan untuk itu kami mengharapkan dukungan dari masyarakat," katanya.

Pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak berlebihan dalam menyikapi peredaran video porno mirip artis itu. "Kami harapkan masyarakat menyikapi hal ini secara bijak," kata Gatot (Ant).

Polri Sita Harta Gayus senilai Rp 74 Miliar


Jakarta, (tvOne)

Bareskrim Mabes Polri menyita aset senilai Rp. 74 Miliar dari tersangka kasus mafia penggelapan pajak, Gayus Tambunan. Sitaan yang meliputi uang tunai dan perhiasan tersebut, di luar dari uang sebesar Rp 25 miliar yang dipermasalahkan sebelumnya.

"Kembali ditemukan uang sejumlah lebih kurang Rp 74 miliar," kata Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Edward Aritonang di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (15/6)

Aset senilai Rp 74 miliar itu tidak hanya terdiri dari uang tunai. Ada pula barang perhiasan milik Gayus yang disita. "Terdiri dari mata uang asing dan logam mulia. Ini sudah disita," kata dia.

Barang-barang dan uang tunai itu disimpan Gayus dalam safety box di salah satu bank.

"Disimpan secara aman, tidak melibatkan orang lain. Sehingga hanya dia yang bisa buka, tapi karena kerjasama tim bisa ditemukan," kata Edward lagi.

Menurut Edward, hingga saat ini penyidik terus melakukan penyidikan asal uang dan harta benda Gayus yang baru disita itu. Edward menambahkan, untuk masalah uang Rp 74 miliar yang ditemukan penyidik ini, Gayus tambunan bersikap tertutup.

Gayus, kata dia, tidak memberikan keterangan yang jelas kepada penyidik. "Untuk masalah ini saudara Gayus belum koperatif, dalam arti lebih banyak bilang lupa," kata dia.

"Uang besar saja lupa apalagi uang kecil. Oleh karena itu, tim penyelidik yang menangani ini dari Bareskrim."

Pernyataan ini berbeda dengan yang disampaikan Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri. Bambang Hendarso mengatakan Polri telah menyita uang Rp 60 miliar milik Gayus.

Uang itu disita Direktur III Tindak Pidana Korupsi, Bareskrim Mabes Polri. Uang itu akan digunakan sebagai barang bukti dalam kasus korupsi.

Selasa, 11 Agustus 2009

Perekrut Bomber Marriott Dikabarkan Dapat Rp1 M

Jakarta, (tvOne)

Perekrut bomber alias pengantin Dani Dwi Permana di hotel JW Marriott yang diduga bernama Ustad Syaefudin Jaelani pernah mengaku akan dikirimkan uang Rp 1 miliar.

"Dia bilang uang itu dikirim dari koleganya. Sehari kemudian tidak ada uang masuk. Setelah dua minggu, ustad (SJ) menghilang," kata pengurus masjid As-Surur yang hanya mau disebut inisial namanya saja, "J", di Telaga Kahuripan, Bogor, seperti dilansir VIVAnews.com, Rabu (12/8/2009).

Saat itu, Syaefudin tak menjelaskan sumber uang itu dikirim dari siapa. Yang pasti, saat ingin meminjam rekening tabungan kepada J, Syaefudin hanya menjelaskan apa tujuan uang Rp 1 miliar itu.

"Uang itu rencananya akan dipergunakan untuk mengelola Pondok Pesantren," ujar J yang pernah menjadi satu pengurus di masjid yang sama dengan Syaefudin dan Dani Dwi Permana (18) si bomber JW Marriott.

Kejadian itu berlangsung sekitar empat bulan lalu. "Sebelum menghilang dari tempat kontrakannya, Ustad sempat meminjam buku rekening dan ATM saya. Katanya sih, ada yang mau mengirim uang Rp 1 milliar kepadanya," kata J lagi.

Detasemen Khusus 88 kini masih mencari Ustad Syaefuddin Jaelani. SJ diduga berhasil mencuci otak Dani Dwi Permana, remaja usia 18 tahun yang juga pengurus masjid As-Surur.

Dani merupakan pelaku bom bunuh diri di Hotel JW Marriott. Ledakan bom di hotel ini pada 17 Juli 2009 lalu menewaskan enam orang dan melukai puluhan orang lainnya. "Tapi setelah buku rekening saya cek, uang yang akan dikirim teman Ustad itu tidak ada Mas dan sampai sekarang tabungan saya masih utuh,"

Noordin M. Top Masih Misterius

Jakarta, (tvOne)

Keberadaan gembong teroris Noordin M. Top yang sempat disebut-sebut tewas dalam penyergapan di sebuah rumah di Dusun Beji, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, Sabtu kemarin, masih misterius.

Jasad pria yang ditemukan di rumah di Dusun Beji, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, pascapenyerbuan Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror belum teridentifikasi.

Dengan demikian, hingga Ahad (9/8), keberadaan Noordin belum dapat dipastikan. Operasi polisi antiteror masih terus berlanjut.

Meskipun spekulasi yang berkembang jenazah tersebut diduga sebagai Noordin M Top, hingga Minggu, Asludin Hatjani, pengacara dari Arina Rahmah, istri dari laki-laki yang mirip Noordin, menyebutkan, polisi belum meminta Arina atau pihak keluarganya untuk mengenali jenazah tersebut.

Dalam penyerbuan maraton tim polisi antiteror di Kedu, Temanggung, sekitar pukul 09.30 ditemukan jenazah pria di kamar mandi dengan sejumlah luka tembak di tubuhnya. Polisi menyerbu rumah milik Muhjahri (60) sejak Jumat (7/8) sekitar pukul 16.00 WIB. Jenazah pria itu lalu dievakuasi dengan peti jenazah sekitar pukul 10.15 dan tiba di RS Polri Sukanto pukul 16.48.

Penyerbuan terhadap pria misterius itu bermula dari keterangan Aris (30) dan Hendra (28), keponakan dari Muhjahri, yang ditangkap pada Jumat (7/8). Menurut Muhjahri, pria misterius itu empat hari lalu atau Senin dibawa ke rumahnya oleh Aris dan Hendra dari Jatiasih, Bekasi.

Anak Muhjahri, Tataq Lusiyanto (30), tahun 2006 ditangkap polisi terkait pengeboman Hotel JW Marriott 2003. Keberadaan Tataq kini tak jelas.

Sementara itu, laman berita Australia, Sydney Morning Herald, edisi 9 Agustus 2009 memuat pendapat pakar teroris, Sidney Jones yang menyatakan, Noordin M. Top belum tewas.

Pendapat Jones berdasarkan foto pria yang tewas di Temanggung, yang beredar di masyarakat. Menurut dia, berdasarkan foto tersebut, itu bukan Noordin. "Sepertinya dia belum mati," kata Jones. "Legenda itu terus berlanjut," tambah dia.

Padahal, setelah enam tahun diburu, Noordin belum tersentuh. Penggrebekan di Temanggung memberi harapan Noordin yang licin bisa juga tertangkap.

Sebaliknya, jika pria yang tewas itu bukan Noordin M Top, ataupun dia ternyata lolos dalam penggrebekan di Temanggung dan Jatiasih, itu makin menguatkan status dia sebagai `mujahid` yang dilindungi kekuatan mistik.

Meski berita kematian Noordin terlanjur menyebar di Indonesia, kata Jones, itu bukan salah media. "Bukan salah media, sebab beberapa sumber kepolisian memang mengkonfirmasi pria itu adalah Noordin"..

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol. Bambang Hendarso Danuri menolak memastikan teroris yang dibekuk di Beji adalah Noordin. Kepastian, kata dia, baru bisa dikeluarkan setelah ada hasil tes DNA.

Melansir pendapat seorang ahli asal Singapura, kantor berita Qatar Aljazeera memberitakan kabar tewasnya pimpinan jaringan Al-Qaida Asia Timur tersebut kini diragukan.

"Dia (Noordin) belum tewas. Tes DNA membuktikan, jenazah itu bukan Noordin M Top," ujar Kepala Pusat Terorisme dan Kekerasan, yang berbasis di Singapura, Rohan Gunaratna, kepada Aljazeera.

Namun, Aljazeera tidak menerangkan darimana Rohan mendapatkan tes DNA tersebut. Rohan melanjutkan, "Namun demikian, Noordin akan terus diburu hingga beberapa hari mendatang."

Pengamat militer Universitas Indonesia Andi Widjajanto mengatakan, jaringan Noordin M Top bermetamorfosis pasca ledakan bom di Hotel JW Marriott pertama.

Noordin tidak lagi merekrut "pengantin" dari Jamaah Islamiyah (JI). Sayap militer jaringan Noordin bergerilya hingga akhirnya memiliki jejaring baru. Salah satunya kelompok bawah tanah, Negara Islam Indonesia (NII).

"Metamorfosis dapat dilihat dari pola rekrutmen. Lima tahun lalu Noordin sudah kesulitan merekrut "pengantin" dari JI. Lalu mereka melakukan rekrutmen di NII," tuturnya.

Dogma atau doktrin mereka ingin menyerang kepentingan asing di Indonesia sudah tidak cukup lagi. Jika yang di Jatiasih benar, nyata mereka memiliki tujuan lain. "Sasaran mereka ingin menghancurkan simbol Indonesia, yaitu RI-1," ujarnya.

Menurut Andi, jaringan NII yang telah dimasuki Noordin ini tersebar di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Mutasi ini juga terlihat dari sikap JI saat jaringan Noordin melakukan aksi pengeboman. Sikap JI melunak dengan memberikan pernyataan, mengutuk aksi tersebut. Pernyataan itu pun, lanjutnya, disampaikan secara terbuka.

Andi juga menilai, teroris yang tertembak tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri di Temanggung, Jawa Tengah, Sabtu lalu, bukan Noordin M Top. Menurut dia, janggal jika Noordin berada di rumah itu sendirian.(ANT)

Polisi Pastikan Teroris Temanggung Ibrohim

Jakarta, (tvOne)

Mabes Polri mengungkapkan jenazah yang ditemukan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Temanggung, Jawa Tengah, saat penggerebekan yang dilakukan tim densus 88 pada Sabtu 8 Agustus lalu adalah Ibrohim.

"Setelah sampel dibandingkan dengan keluarga (Noordin) di Johor Baru. Kemudian dibandingkan dengan Cilacap, dan Klaten tidak cocok," kata Kepala Disaster Victim Identification (DVI), Eddy Suprawoto, seperti dilansir VIVAnews.com, Rabu (12/8/2009).

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Nanan Soekarna buka-bukaan soal teroris ini di lantai 3, RS Polri Soekanto, Kramatjati, Jakarta, Rabu 12 Agustus 2009. Menurut Nanan, dalam mengungkap bom di JW Marriott dan Ritz Carlton, polisi telah menangani 8 tersangka dan 4-5 orang yang masih dalam pencarian.

Delapan orang itu adalah Amir Abdillah, Dani dan Nana sebagai bomber, Ibrohim, Air Setiawan dan Eko 'Peyang , Aris Sutanto, Indra. "Ini delapan yang sudah ditangani kepolisian," kata Nanan.

Sabtu, 08 Agustus 2009

Uang Pecahan Rp2000 Beredar 10 Agustus 2009

Makassar, (tvOne)

Bank Indonesia (BI) akan mulai mengedarkan uang pecahan baru Rp2000 pada 10 Agustus 2009.

BI kantor cabang Makassar akan mengedarkan uang pecahan Rp2000, mulai 10 Agustus 2009 dengan catatan jika tidak ada perubahan lebih lanjut.

Alasan BI merilis pecahan baru ini adalah untuk mengurangi beban biaya cetak pecahan Rp1000.

"Bahkan pada awalnya, pecahan Rp2000 ini dikeluarkan untuk menggantikan pecahan Rp1000," jelas Kasir Senior Muda BI, Basir Idar, Kamis, di Makassar.

Rencananya, dengan keluarnya pecahan baru ini, BI akan mengubah pecahan Rp1000 menjadi uang logam. Namun, rencana tersebut belum dapat direalisasikan.

Ia menyatakan, uang pecahan Rp1000 masih beredar dan belum akan diganti dalam bentuk pecahan logam.

Pada tahap awal pendistribusian uang pecahan Rp2000, pihaknya telah menyiapkan sebanyak 125 peti tanpa menyebutkan detil jumlahnya.

Pada waktu yang telah ditentukan itu, masyarakat bisa menukarkan uangnya dengan pecahan baru tersebut. "Penukaran hanya akan dilakukan oleh BI dan tidak akan menggunakan pihak ketiga," jelasnya.

Pecahan baru ini mulai diperkenalkan di Samarinda, Kalimantan Timur, pada 10 Juli 2009 dengan ciri berwarna abu-abu bergambar pahlawan Sisingamaraja. Di sisi lainnya bergambar tarian suku dayak.

Depdiknas Luncurkan Program Pendidikan Seks Anak

Jakarta, (tvOne)

Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) dan Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan meluncurkan program pendidikan seks kepada anak terutama usia 4 - 6 tahun.

Program pendidikan seks yang diberi nama Program "Aku dan Kamu" resmi diluncurkan di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Kamis.

Program pendidikan seks ini merupakan kerja sama antara Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) dan World Population Foundation (WPF) berisikan modul pendidikan kecakapan hidup sosial bagi anak berusia 4 -6 tahun untuk membantu anak dalam perkembangan sosial dan seksualitas serta pencegahan terhadap kekerasan seksual anak.

Direktur Pendidikan TK dan SD Depdiknas, Mudjito yang mewakili Mendiknas mengatakan program "Aku dan Kamu" akan membekali anak tentang reproduksi sehingga nantinya bisa menjadi manusia yang utuh.

"Program semacam ini sebenarnya sudah masuk dalam model pembelajaran tematik seperti di Jabar berupa program aku dan keluarga," kata Mudjito.

Sedangkan Deputi Perlindungan Anak Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan mewakili Meneg PP mengatakan Program "Aku dan Kamu" diluncurkan untuk mencegah kekerasan seksual pada usia dini dan untuk memberikan perlindungan secara menyeluruh.

"Ini juga sebagai salah satu rangkaian kegiatan Hari Anak Nasional 2009," katanya.

Sementara itu Direktur Eksekutif PKBI, Inne Silviane mengatakan selain memberikan pembekalan pendidikan seks bagi anak, program "Aku dan Kamu" akan membekali orang tua untuk menjawab pertanyaan anak mereka seputar seks.

Inne menjelaskan modul "Aku dan Kamu" terdiri atas modul pembelajaran bagi guru, modul pembelajaran bagi orang tua, modul bagi anak didik yang terdiri dari empat seri buku yaitu tubuhku, dari mana aku, pahlawan kecil dan aku laki dan aku perempuan.

Program pendidikan seksual tersebut, juga dilengkapi dengan dua pasang boneka yaitu sepasang boneka orang tua dan sepasang boneka anak lelaki dan perempuan untuk memberikan gambaran organ kelamin manusia.

"Pada boneka ibu, dilengkapi dengan boneka bayi dan bisa dikeluarkan melalui rahim. Itu untuk memberi gambaran kepada anak darimana dia berasal," kata Inne.

Program "Aku dan Kamu" telah diimplementasikan di dua sekolah Bina Anaprasa dan 28 TK dan Kelompok PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) di Jakarta, Surabaya dan Balikpapan.

Lebih dari 3.000 murid TK dan PAUD, telah mengikuti program pendidikan seks serta serta orang tuanya mendapatkan sosialisasi tentang manfaat program ini.