Obyek Wisata Air Terjun Bajuin

Desa Sungai Bakar Kec.Bajuin Kab.Tanah Laut (10 Km dari kota Pelaihari)

Obyek Wisata Pantai Takisung

Desa Takisung Kec.Takisung Kab.Tanah Laut (22 Km dari kota Pelaihari)

Obyek Wisata Pantai Batakan

Desa Batakan Kec.Panyipatan Kab.Tanah Laut (40 Km dari kota Pelaihari)

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 24 September 2010

Hati Dan Lidah

Suatu hari Luqman Al Hakim diperintahkan majikannya untuk menyembelih seekor kambing dan mengambil dagingnya yang terbaik untuk jamuan tamu. Luqman lalu membeli seekor kambing kemudian menyembelihnya dan mengambil lidah dan hatinya untuk dimasak dan disajikan kepada majikan dan tamunya. Melihat akan hal itu majikannya marah dan menegur.” Hai…bukankah tadi aku perintahkan untuk mengambil daging terbaik untuk jamuan para tamuku…???. Luqmanpun menjawab,”.. tidak ada daging yang terbaik kecuali lidah dan hati.”

Beberapa waktu kemudian majikannya memerintahkan kepadanya untuk menyembelih kambing kembali dan menyuruhnya untuk membuang daging yang terburu. Luqmanpun ke pasar untuk membeli kambing dan menyembelihnya, kemudian ia buang lidah dan hatinya. Melihat ulah luqman sang majikanpun kesal lalu berkata,” apa maksudmu wahai Luqman..??? Kemarin aku perintahkan untuk menyembelih kambing dan menghidangkan daging terbaik dan kau hanya menyuguhkan hati dan lidah, dan sekarang ketika aku menyuruh engkau untuk menyembelih kambing lagi dan memerintahkan kepadamu agar membuang daging terburuk dan yang kau buang adalah hati dan lidah….apakah kamu bermaksud mempermainkan aku…?

” Maafkan hamba tuan, akan tetapi apa yang hamba lakukan itu memang sudah sepatutnya, karena tidak ada daging yang terbaik kecuali lidah dan hati apabila digunakan untuk kebaikan dan tidak ada daging terburuk kecuali lidah dan hati kalau dibuat untuk keburukan.” Jawab Luqman dengan lugas.

Jagalah Lidah dari Bahaya-bahaya lisan dan jaga hati dari segala penyakit hati.

Menerima Kekurangan Pasangan Akan Berbuah Pahala

Ketika dua anak cucu adam sedang dimabuk cinta, semua yang ada pada pasangan adalah indah dan menarik. semua nampak mempesona, rasa ingin selalu disampingnya menyeret perasaan serta pikiran. singkat kata apapun yang dari dia adalah elok.

dalam pandangan kita saat itu dialah yang terbaik bagi kita, kasih sayangnya, perhatiannya, sungguh tiada tara, namun setelah akad nikah berlangsung, bulan madu pun sudah lewat, barulah muncul, sifat-sifat asli mulai nampak jelas, tak jarang sifat baik yang ditunjukkan waktu sebelum nikah sirna berganti dengan sifa sebaliknya, atau minimal ada sifat-sifat buruk dia yang tidak kita sukai, masih mending kalau itu hanya sifat-sifat yang tidak prinsipil, tapi jika perangai buruk itu berupa hal-hal prinsipil bisa sangat menyiksa.

memang tak ada manusia yang sempurna, dibalik sifat-sifat baiknya tentu ada juga sifat-sifat yang kurang kita senangi, inilah ujian, seorang suami yang shaleh kadang punya istri yang bertolak belakang, suaminya demen beramal shodaqoh,istrinya pelitnya minta ampun, atau sebaliknya.

bersabar menghadapi akhlaq yang tidak baik pasangan kita merupakan suatu amalan yang besar pahalanya.

Rasulullah SAW bersabda, ” Lelaki mana saja yang bersabar atas akhlaq jelek isterinya, Allah SWT akan memberikan pahala kepadanya seperti yang DIA berikan kepada Ayyub AS, karena kesabarannya atas bala’ yang menimpanya. Dan perempuan mana saja yang bersabar atas akhlaq buruk suaminya, Allah SWT akan memeberikan pahala kepadanya seperti yang DIA berikan kepada Aisyah binti Muza’im, istri fir’aun “. ( HR. Ath-Thabrani )

Sebagai penutup penulis teringat kisah tentang seseorang yang terkenal sebagai waliyullah, suatu hari sang waliyullah ini kedatangan seorang tamu, karena ada hal penting yang perlu penjelasan panjang lebar, sang tamu diminta menginap, pagi harinya sebelum tamunya pamit pulang, sang waliyullah ini mempersilahkannya untuk sarapan ala kadarnya. Sang wali pun masuk kedalam rumah mengambil nasi beserta lauk pauknya, samar-samar si tamu mendengar istri sang wali dengan nada kesal bicara sama suaminya ” abah ini bagaimana, sudah tahu nasinya sedikit koq mau diberikan tamu?” sang wali pun menjawab dengan suara lembut dan pelan sehingga si tamu tidak begitu jelas apa yang diucapkan sang wali.

Selesai sarapan pagi, si tamu berpamit hendak pulang, tapi karena penasaran dia memberanikan diri bertanya kepada sang wali perihal istrinya yang dalam pandangannya ” berani” dengan suaminya.

” Njenengan(anda ) kan seorang wali, yang do’anya mustajab, dimana-mana dihormati orang, bagaimana bias istri anda sikapnya demikian dengan njenengan? ” si tamu bertanya karena penasaran

Dengan didahukui senyumannya yang khas sang wali menjawab,

” justru karena sikap istri saya itulah yang menjadikan saya dianugerahi kelebihan seperti sekarang ini ”

” lho koq bisa? ” si tamu tambah penasaran

” saya menerima & bersabar dengan sikap istri saya seperti yang kamu ketahui tadi, dan karena kesabaran itulah Allah menganugerahi kelebihan kepadaku, mungkin kalau istriku tidak begitu, belum tentu saya memperoleh ladang amal kesabaran seperti sekarang ini “.

Si tamu pun akhirnya mafhum, jelas dengan jawaban sang waliyullah, dia pamit pulang, kata-kata terakhir dari sang wali yang masih berngiang ditelinganya ;

” jangan mengharapkan pasangan kita sempurna seperti yang kita inginkan, sebaliknya kita yang seharusnya menyesuaikan diri dengan segala kekurangannya, sebab tak ada manusia yang sempurna ”

Cobaan Hidup


Jauh sebelum manusia dilahirkan ke alam dunia, ia telah meneken perjanjian dengan Allah SWT, ” hai fulan, kamu nantinya akan diberi nama ini, kamu akan lahir sebagai anak dari si fulan dan fulanah “.

semua yang akan dilalui dalam kehidupannya sudah diperlihatkannya, sampailah pada penghujung pertanyaan Sang Kholiq, ” hai fulan …. apakah kamu menerima semua itu? apakah kamu siap lahir ke alam dunia dengan taqdir seperti yang Aku jelaskan?”

bakal manusia (ruh) itu menjawab ” ya… hamba siap !!!”

Saat Bayi Lahir

Alangkah kagetnya si bayi, begitu lahir dan menyaksikan alam dunia, kenyataan dunia jauh dari dugaannya, itulah sebabnya hampir semua bayi menangis ketika pertama kali lahir kedunia, dia terkejut, dalam bahasa yang sederhana, ia bergumam ” tahu dunia seperti ini, saya tidak akan mau lahir ke alam ini “.

Namun semua sudah terjadi, sementara kedua orang tua tersenyum bahagia, sang bayi meronta, menangis demi melihat betapa tidak mudahnya menjalani taqdirnya kelak yang telah ia sepaki dengan Rabb-nya.

Perjalanan Waktu Membuatnya Lupa

Masa kanak-kanak dilaluinya dengan sentuhan kasih sayang kedua orang tuanya, perlahan namun pasti perjalanan waktu menghantarakannya kepada suratan nasibnya, masa remaja pun berlalu dengan cepat, saat usia menginjak 23 tahun inilah saat ia menerima fakta yang sering tak sejalan dengan keinginannya. Cobaan demi cobaan silih berganti, bak ombak tiada kenal henti, cobaan satu belum usai cobaan yang lain sudah mengantre.

semakin bertambah usianya semakin banyak pula ujiannya, tak jarang cobaan-cobaan itu nyaris membuatnya putus asa. Keluh-kesah pun sering keluar dari mulutnya, ia bertanya-tanya, ” kenapa aku begini? apa salah dan dosaku? kenapa aku sering diuji?

Perjalanan sang waktu membuatnya lupa semua kesanggupan yang dulu pernah ia ucapkan. tapi dalam keadaan tertentu kadang dalam otak kita merasakan kalau yang sedang kita hadapi ini seakan pernah kita alami. itulah sebabnya kadang kita melakukan sesuatu, dan dalam pikiran kita terlintas sepertinya ini pernah kita alami sebelumnya. karena sesungguhnya apa yang kita alami sudah pernah kita ketahui, saat kita menerima kesanggupan dari taqdir-Nya.

Masihkanh kita mengeluh?

Masihkah kita bertanya-tanya, kenapa ini terjadi padaku?

Keterbatasan Itu Nikmat

Allah menciptakan manusia memiliki kelebihan disamping juga kekurangan. Keterbatasan pasti dimiliki oleh setiap manusia, namun demikian kekurangan atau keterbatasan bukanlah suatu aib, dalam kondisi tertentu kita harus mensyukuri keterbatasan yang melekat pada diri kita, karena Allah SWT menganugerahkan keterbatasan itu tentu ada hikmah dan manfaat bagi umat manusia.

Coba kita renungkan, panca indera kita !

Seandainya panca indera kita mempunyai kemampuan yang tanpa batas, apa jadinya kita? kalaulah telinga kita bisa mendengar apa saja, mampu menangkap suara yang jauhnya bermil-mil. tentu kita tidak akan tidur nyenyak karena telinga kita terganggu dengan bunyi pesawat terbang atau kereta api yang jaraknya jauh tapi ditangkap oleh pendengaran kita dengan jelas. Manusia akan lebih banyak bertikai sebab mereka tidak bisa berbisik-bisik lagi, meski pun jauh, masih bisa didengar oleh orang yang kita omongin.

Andai hidung kita sangat peka, bagaimana kita dapat menikmati makanan yang lezat, sedangkan hidung kita mencium aroma dari toilet diseberang jalan.

Lupa juga nikmat, kalau kita tidak dikasih sifat lupa, tentu rumah sakit jiwa akan penuh, sebab banyak orang yang stress memikirkan masalah-masalahnya, tanpa bisa istirahat. Ngantuk juga nikmat, kalau kita mampu terjaga selama 24 jam sehari dan 7 hari dalam seminggu, tidak bisa dibayangkan apa yang akan terjadi?

Dalam keterbatasan itulah sebenarnya isi.Keterbatasanlah yang membuat manusia saling membutuhkan. Kesempurnaan hanya milik Allah semata.

Rahasia Do’a Mustajab

Do’a atau berdo’a tidak asing lagi bagi telinga kita. Hampir semua agama dan kepercayaan mengajarkan kepada pengikutnya untuk senantiasa bedo’a. sebab do’a adalah pengingat ketika keberhasilan dapat diraih,maka kita sadar itu merupakan karunia Alloh, jika kegagalan yang datang, maka do’a sebagai benteng dari putus asa, karena dari situ kita tahu betapa lemahnya kita,tanpa pertolongan-Nya mustahil kita mampu menjalani hidup ini.

Sebagian orang menggap do’a sebagai “pesugihan” yang halal, mungkin anda sudah mencari do’a manjur,do’a paling mujarab,do’a paling ampuh, atau juga mendatangi tempat berdo’a yang maqbul, mungkin juga sudah menyempatkan waktu untuk memasuki waktu mustajabnya do’a.

Pernahkah kita merasa kalau do’a kita ditolak oleh Alloh?

Berbagai do’a sudah dilantunkan, bermacam cara bahkan tidak jarang kita meluangkan waktu, mencari saat dan tempat yang konon mustajab untuk berdo’a, namun semua itu nyaris tidak membawa hasil, bahkan yang lebih tragis, nikmat yang kita harapkan malah laknat yang datang. Kehidupan yang layak, rejeki yang melimpah,isteri yang cantik,kendaraan mewah selalu kita panjatkan agar itu berpihak pada kita, namun bukannya mendekat, malah menjauh.

Rahasia do’a makbul

Setelah bertahun-tahun terombang-ambung diantara harapan dan putus asa, kadang pertanyaan- pertanyaan datang bertubi-tubi. Kenapa Alloh masih enggan mengabulkan do’aku? Apa salahku? Kurang apalagi? Puasa sudah,berdo’a sudah,beramal sudah, tapi koq masih begini saja.

Ada 3 tahapan yang harus kita lakukan agar do’a kita maqbul, bahkan dijamin pasti insya Alloh manjur ;

1. Syukur

Mungkin kita bertanya, hidup saja susah apa yang mau disyukuri? Inilah kesalahan kita. Coba kita renumgkan ! andai kita mempunyai anak, anak kita minta mobil-mobilan, karena kita sayang kita kasih, tapi anak itu lupa membawa pulang mainannya ketika bermain dengan kawan-kawannya. Hilanglah mainan itu. Keesokan harinya dia merengek minta dibelikan lagi,kita pun membelikannya, dan kejadian pertama terulang lagi. Lantas jika anak kita itu minta lagi apa jawab kita? Apa akan langsung membelikannya? Tentu kita akan marah bukan?

Memang Alloh tidak seperti kita, namun kita hendaknya tahu diri, bagaimana Alloh akan mengabulkan do’a kita jika nikmat yang sudah ada saja tidak pernah disyukuri, ini namanya tidak tahu berterima kasih.

Dan yang paling penting adalah ; do’a itu bisa di ijabah atau ditolak oleh Alloh, tapi syukur pasti akan diterima ( bagaimana syukur yang benar? akan dilanjutkan dalam tulisan berikutnya , insya Alloh).

Jika kita bersyukur, maka Alloh akan menambahi anugerah-Nya kepada kita tanpa kita minta sekalipun. Alloh berfirman ; “Jika kamu menghitung-menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan dapat menentukan jumlahnya (menghitungnya). Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun Lagi Maha Penyayang.” QS. An Nahl : 18.

2. Malu

Sepantasnya kita malu, mungkin kita tidak diberi harta lebih, tapi kita masih diberi akal, tangan, kaki dan yang lebih penting kita masih hidup, tapi kenikmatan2 itu sekan tidak berarti apa-apa bagi kita, kita mendefinisikan nikmat itu hanya berupa harta,tahta,wanita.

3. Istighfar

mohonlah ampun kepada Alloh, atas kesalahan-kesalahan yang telah kita lakukan dengan sebenar-benarnya.

Insya Alloh dengan di awali dan dilandasi 3 hal tersebut do’a kita akan di kabulkan oleh Alloh. Dengan catatan semua itu dilakukan dengan benar tanpa direkayasa.

Kamis, 02 September 2010

Mengapa Laba-Laba Tidak Terjebak Dalam Jaringnya Sendiri?

Laba-laba, binatang ini terkait erat dengan kutu dan kalajengking. Ada sekitar 35.000 spesies yang diketahui, lebih dari 3.000 di antaranya tersebar di Amerika Serikat. Laba-laba hidup hampir di mana-mana, dalam tanah, di bawah batu, pada rumput, pada cabang pohon, di gua-gua, dan di atas air.

Laba-laba bukan serangga, meskipun mereka berasal dari filum hewan yang sama seperti serangga. Mereka berbeda dari serangga, yang membedakan di antaranya adalah laba-laba tidak memiliki sayap dan memiliki delapan, bukan enam kaki.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgGO7yYM-LI6Nhif7NHk-YPl5uJrJZa_kQxqC15St0nw7jPqtgXQbuD4gHYOvqqalc4YvhVD-7RYuD5ZSZ03wlVv5SCFMpTaDdptat_eGup0mzIE7ZupXAM-ybkt5GwHxm2oMAFV_bTtDU/s400/laba-laba2.jpg
Laba-laba mempunyai delapan kaki, arachnida bertaring.
Berburu atau membagun sarang untuk menangkap mangsanya.

Laba-laba terkenal karena jaring sutra yang mereka pilin untuk menjebak mangsa mereka dan untuk gigitan berbisa mereka. Namun, tidak semua laba-laba memintal jaring dan walaupun sebagian besar spesies memiliki kelenjar racun, namun hanya beberapa spesies yang dapat meracuni manusia.

Di Amerika Serikat, laba-laba paling beracun adalah betina dari laba-laba black widow dan kedua jenis kelamin dari laba-laba brown recluse. Kebanyakan laba-laba membantu manusia dengan membunuh serangga berbahaya bagi hewan dan tanaman.


Proses Pembuatan Jaring Laba-laba

Laba-laba menghasilkan benang sutra menggunakan beberapa kelenjar yang terletak di ujung perut mereka. Setiap kelenjar memproduksi benang untuk tujuan khusus, misalnya jaring keselamatan, sutera lengket untuk menangkap mangsa atau sutra untuk membungkus. Tujuh jenis kelenjar yang berbeda saat ini telah diidentifikasi, Meskipun spesies tertentu dari laba-laba hanya memiliki beberapa jenis.

Kebanyakan laba-laba memiliki tiga pasang pemintal, masing-masing memiliki fungsi tersendiri, ada juga laba-laba dengan hanya satu pasang dan lainnya sebanyak empat pasang.

Jaring laba-laba memungkinkan untuk menangkap mangsa tanpa harus mengeluarkan energi dengan mengejar mangsa. Oleh karena itu merupakan metode yang efisien mengumpulkan makanan.

Namun, membangun jaring itu sendiri adalah proses yang melelahkan karena banyak protein yang diperlukan, dalam bentuk sutra. Selain itu, setelah waktu tertentu sutra akan kehilangan daya lengket dan dengan demikian menjadi tidak efisien untuk menangkap mangsanya.

Beberapa laba-laba terbiasa untuk memakan jaring mereka sendiri setiap harinya, untuk mengurangi beberapa energi yang digunakan dalam membuat sarang. Protein sutera dapat di daur ulang.

Kekuatan tarik dari sutra laba-laba lebih besar dari baja dan memiliki elastisitas yang jauh lebih besar. Secara mikro di dalam penelitian untuk aplikasi potensial dalam industri, termasuk rompi tahan peluru dan tendon buatan.

Para peneliti telah menggunakan rekayasa genetika mamalia untuk menghasilkan protein yang dibutuhkan untuk membuat bahan ini.

Dalam video berikut Anda dapat melihat laba-laba memintal jaring:









Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa serangga menempel jaring laba-laba? Tetapi laba-laba tidak?

Jaring Laba-Laba Tidak Semuanya Lengket

Sebagian besar di dalam jaring ada yang lengket dan lainnya tidak. Garis-garis radial di pada jarring laba-laba (baris yang terlihat seperti jari-jari yang keluar dari pusat jaring) tidak lengket.

Sedangkan jaring yang berbentuk spiral merupakan jaring lengket. Jika seekor serangga menyentuh jaring, ia akan terjebak pada bagian yang lengket itu, dan laba-laba segera menuju ke benang yang tidak lengket untuk memangsa serangga tersebut. Jadi laba-laba dapat menavigasi menggunakan jaring radial tanpa masalah.

Meskipun setiap laba-laba membuat beberapa jenis sutra, tidak semua jenis sutra adalah sama. Setidaknya ada enam atau tujuh jenis kelenjar sutra yang ditemukan pada laba-laba, dan masing-masing kelenjar membuat sendiri jenis sutra.

Sutra yang berbeda digunakan untuk jaring-sarang, pembungkus makanan, atau untuk membungkus sebuah kantung telur. Sutra laba-laba bisa lengket bisa tidak, tergantung pada apakah sedang digunakan untuk menangkap makanan atau tidak.









Bagaimana Laba-Laba Berjalan di Jaring

Laba-laba memiliki cakar khusus dalam ukuran kecil, yang memungkinkan mengambil untaian dari jaring laba-laba. Beberapa laba-laba memiliki dua atau tiga cakar pada ujung setiap kaki. Dengan cara ini, laba-laba dapat bergerak dengan cepat melalui jaring tanpa terjebak.

Dalam membuat jaring, salah satu cakar memiliki area khusus yang digunakan untuk mengaitkan untaian jaring. Laba-laba dapat menggunakan cakar khusus untuk berayun dari untaian ke untaian lainnya tanpa harus menyentuh bagian lengket dari jaring.

Oleh karena itu ketika laba-laba menyentuh jaring, tidak seperti lalat dengan sayap besar terjebak di sebuah untaian jaring lengket. Intinya kontak laba-laba pada untaian jaring tersebut sangat kecil. Bahkan jika menyentuh seuntai jaring lengket, jumlah perekat yang tersentuh sangat kecil dan karena itu mudah untuk dilepaskan.

Kaki Berbulu

Banyak laba-laba mempunyai gumpalan rambut pendek dan padat yang disebut scapulae terletak antara cakar. Akhir dari setiap rambut bercabang ke rambut-rambut kecil sedikit banyak mirip seperti sikat.

Rambut ini dapat menyerap kelembaban, membuat kaki laba-laba seperti diberi perekat. Dengan kaki ini laba-laba bisa berjalan melalui permukaan yang halus seperti kaca.

Kaki Bercakar

Dua cakar bergigi di ujung kaki laba-laba memungkinkannya untuk memegang permukaan jaring. Laba-laba memiliki cakar tengah ketiga yang dapat mengait jaring sutra dan memegang sutra dengan rambut berduri. memungkinkan laba-laba ini untuk memegang sutra dengan halus dan kering tanpa terjatuh atau tergelincir.


Beberapa ilmuwan juga berpikir bahwa laba-laba memiliki jenis minyak tertentu pada tubuhnya yang membantu menjaga jaring untuk tidak melekat ke tubuh laba-laba dan membantu untuk menghentikannya terjebak dalam jaring sendiri.

Namun jika mereka slip atau jatuh, mereka memang bisa jatuh ke dalam jebakan mereka sendiri (terjebak di web sendiri), namun hanya dalam beberapa kasus saja laba-laba dapat tergelincir.

Laba-laba juga bisa membedakan getaran di jaring yang dibuat oleh seekor lalat, serangga, sebuah tawon berbahaya, atau bahkan sesuatu yang tidak berguna, seperti daun atau ranting.

Mengapa Makanan Pedas Membuat Kita Mengeluarkan Air Mata?


Bagi pecinta makanan pedas, makanan yang mengandung banyak cabai sudah menjadi santapan sehari-hari. Tapi untuk sebagian orang, makan makanan yang pedas bisa menyebabkan mata dan hidung berair. Mengapa demikian?

Selain menambah citarasa makanan, cabai yang pedas dapat membuat tubuh sehat. Rasa pedas dan sensasi terbakar yang dihasilkan cabai disebabkan oleh konsentrasi tinggi dari bahan aktif yang disebut capsaicin.

Capsaicin merupakan bahan kimia nabati yang berasal dari alam. Bahan ini digunakan oleh cabai untuk sistem pertahanan dirinya agar tidak dimakan oleh pemangsa seperti hewan.

Capsaicin telah banyak dipelajari untuk efek mengurangi rasa sakit, manfaat baik untuk kardiovaskular, menurunkan berat badan dan membantu mencegah bisul. Selain itu, capsaicin ini juga yang membuat mata dan hidung orang yang memakannya berair. Mengapa?

Dilansir dari WHFoods, hal ini karena capsaicin dapat merangsang sekresi lendir yang membantu mengatasi hidung tersumbat, sesak paru-paru dan juga tentunya membuat orang seolah-olah menangis karena matanya berair.

Rasa pedas yang dapat merangsang sekresi lendir ini, menjadikan cabai baik untuk mencegah dan mengobati sinusitis, membantu mengurangi hidung tersumbat, flu dan sesak napas.

Tak hanya itu, mata berair ketika makan makanan pedas bisa juga disebabkan karena terjadi iritasi pada mucous membrane (selaput lendir) yang ada di mata.

Bila terjadi kontak dengan mucous membrane, seperti kulit atau mata, maka capsaicin akan menimbulkan rasa terbakar. Dan bila mempengaruhi mata, akan membuat orang menangis.

Sumber :
health.detik.com

10 Fenomena Alam Yang Menakjubkan

1. Ice Circles

Lingkaran es fenomena yang sangat jarang sekali terjadi di air yang bersuhu dingin. lingkaran-lingkaran es besar ini dapat ditemui di skandinavia dan Amerika utara.

2. Red Tides

Sebuah fenomena alam yang terjadi karena berkumpulnya mikroorganisme di pesisir tempat bergabungnya air dari muara, laut atau air sungai dan membuat air menjadi berwarna ungu dan merah.

3. Columnar Basalt

Formasi bebatuan yang terbentuk dikarenakan lava dari letusan gunung yang mendingin. Basalt yang terkenal di dunia terletak di Giant's Causeway di Irlandia Utara.

4. Sun Dogs

Fenomena dimana matahari terlihat berjumlah 3 buah.

5. Moeraki Boulders

Batu-batu berbentuk bulat yang berada di tepi pantai, terbentuk karena deburan ombak, yang terkenal berada di Pantai Koekohe.

6. Penitentes

Fenomena alam yang hanya terjadi di tempat antara Chili dan Argentina, yaitu salju di permukaan yang tinggi dan runcing karena tiupan angin yang kuat di pegunungan andes.

7. Light Pillars

Fenomena visual yang tercipta krn pantulan cahaya.

8. Catatumbo Lightning

Orang Venezuela menamakan petir misterius itu Relampago del Catatumbo atau petir Catatumbo. Lokasi terjadinya petir ini di mulut sungai Catatumbo di danau maracaribo, Venezuela.

Kilat ini menyambar hebat dengan tinggi 5 km. Terjadi 140 bahkan sampai 160 kali di malam hari dalam 1 tahun. Setiap malamnya terjadi sambaran selama 10 Jam. Tiap jam terjadi sebanyak 280 kali sambaran.

Jadi dalam setahun kurang lebih 448.000 kali sambaran. Petir ini terjadi karena tumbukkan angin kencang yang berasal dari Pegunungan Andes. Konon, petir ini adalah pembentuk lapisan ozon yang paling besar di bumi

9. Cave of the Crystals

Gua yang berisi crystal terletak di situs pertambangan di Chihuahua, Meksiko.

10. Pink and White Terraces

Keajaiban alam yang tinggal kenangan karena dihancurkan oleh letusan gunung berapi tarawera pada tahun 1886, Fenomena alam air hangat ini terbentuk dari semburan geyser yang melintas menuruni lereng bukit meninggalkan ketebalan es.

Kolam air hangat terbesar ini tercatat 3 hektar, sebelum kehancuranya fenomena ini masuk kedalam "The Eighth Wonder of the World".

Minggu, 29 Agustus 2010

KESURUPAN DITINJAU DARI SEGI ILMIAH


Perlu diketahui mungkin saja seorang pasien dengan penyakit epilepsi atau penyakit ayan saat kambuh mengalami halusinasi melihat hantu, mendengar bisikan dan kemudian suaranya jadi berubah dan mirip dengan gejala kesurupan itu. Biasanya gejala tersebut terdapat pada pasien dengan epilepsy lobus temporalis, walaupun penyakit ini jarang. Serangan epilepsi pada anak sekolah akan seperti kesurupan. Gejala ini memancing teman sekelasnya yang lain –terutama perempuan yang mengalami banyak masalah dan kesulitan– untuk ikut tertular gejala itu.

Dalam istilah kedokteran kesurupan disebut possession trans atau suatu kondisi trans pemilikan yaitu terdapatnya perubahan tunggal atau episodic keadaan kesadaran sesorang di mana dapat diketahui adanya pergantian identitas pribadi dengan idenditas baru. Contohnya orang tersebut merasa menjadi orang lain yang hidup ratusan tahun yang lalu atau menyebut dirinya mbah dll. Akibatnya, orang tersebut mempunyai perilaku yang asing dan aneh.

Tentu Anda sudah melihat di media elektronika bagaimana anak sekolah atau buruh perempuan yang kesurupan itu dengan gejala tatapan mata tajam, menakutkan, kosong dan lurus ke depan. Kemudian suaranya berubah, yang tadinya halus menjadi besar dan berat seperti suara laki-laki, padahal yang kesurupan adalah perempuan. Jika kita periksa, tekanan darahnya agak turun kecuali jika dia meronta-ronta. Suhu badannya agak turun dan terasa dingin.

Yang aneh adalah kekuatan fisiknya melebihi kekuatan yang biasa dipunyainya sehari-hari. Kadang-kadang dia bertindak kasar lari-lari dan melempar orang sekitarnya, berteriak dan bicara tidak karuan, ngalantur dan mungkin dapat berbicara bahasa asing yang dia tidak tahu sebelumnya atau disebut juga xenolalia. Beberapa lama kemudian, tanpa perlu dipegang keras atau dihimpit proses kesurupan akan mulai berhenti dan diikuti dengan gejala amnesia atau lupa semua atau sebagian kejadian yang menimpanya.

Pada saat itu akan terjadi rasa kelelahan yang amat sangat dan sakit pada seluruh badannya. Sakit badan itu sebetulnya adalah akibat orang-orang yang menolongnya menekan dan menutup jalan napasnya sebagai upaya mengusir makhluk halus keluar dari tubuhnya. Ini adalah suatu tindakan yang tidak betul.

Ditinjau dari sistem saraf, kesurupan adalah fenomena serangan terhadap sistem limbic yang sebagian besar mengatur emosi, tindakan dan perilaku. Sistem limbic sangat luas dan mencakup berbagai bagian di berbagai lobus otak. Dengan terganggunya emosi dan beratnya tekanan akibat kesulitan hidup, timbullah rangsangan yang akan memengaruhi sistem limbic. Akhirnya, terjadilah kekacauan dari zat pengantar rangsang saraf atau neurotransmitter. Zat penghantar rangsang saraf yang keluar mungkin norepinephrin atau juga serotonin yang menyebabkan perubahan perilaku atau sebaliknya.

Berdasarkan pengalaman saya, untuk mengetahui apakah seseorang kesurupan atau mengalami reaksi histeris, periksa saja kelopak matanya yang selalu ditutup itu. Coba buka kelopak matanya. Pasien yang mengalami reaksi histeris biasanya akan menahannya dengan kuat. Reaksi histeria massal memang gampang terjadi pada siswi-siswi terutama yang bermasalah. Kemungkinan yang kesurupan itu paling hanya satu atau dua orang, kemudian menjalar kepada siswi yang lain.

Histeria ini umumnya menimbulkan reaksi ketakutan. Mereka yang mentalnya tidak kuat dan dia sedang bermasalah, dia akan berteriak-teriak, dan tubuhnya mengalami kejang atau kaku. Hal ini dapat kita lihat jelas pada tangannya. Perempuan memang relatif gampang terkena kesurupan dan histeria, karena selain faktor emosi yang lebih juga kemungkinan juga karena ada perbedaan hormonal dari dengan laki-laki. Begitulah kira kira penjelasan medis ilmiah mengenai kesurupan.[sayakasihtahu.com] Foto : Detik

ADA LUBANG PINTU NERAKA DI UZBEKISTAN

Pintu neraka sering dilukiskan dengan suasana api menyala yang sangat mengerikan panasnya. Kondisi seperti itulah yang terdapat di sebuah lubang api menganga di daratan Uzbekistan, Asia Tengah. Maka, lubang api itu pun disebut sebagai "pintu neraka".

Lubang api itu berukuran sekitar dua kali lapangan bola dengan kedalaman lebih dari 30 meter. Semula ukurannya tidak sebesar itu sejak pertama kali "pintu neraka" itu dijumpai manusia pada tahun 1975.


Awalnya ahli geologi menggali dengan alat berat untuk pengeboran gas alam. Anehnya, di lokasi itu ditemukan jurang besar di bawah tanah. Saking besarnya, semua peralatan untuk penggalian itu terperosok ke dalam.

Jurang itu dipenuhi dengan gas bumi yang beracun. Belum ada keterangan resmi Uni Soviet kala itu terkait berapa jumlah korban tewas akibat terkena gas beracun. Namun, para ahli segera menyingkir dan semua peralatan yang terperosok itu ditinggal pergi.

Untuk menghindari gas beracun yang telanjur terbuka ke langit bumi itu menyebar, para ahli memutuskan untuk membakarnya. Posisinya berada di dekat kota kecil bernama Davaz.

Praktis sejak 1975 lubang raksasa itu menyemburkan api seperti gunung berapi dan masih tetap menyala hingga kini walau sudah 35 tahun berlalu. Masyarakat sekitar tak ada yang berani mendekat karena pengaruh medan panas hingga beberapa ratus meter sehingga dinamakan "pintu neraka".

Sampai sekarang belum ada penjelasan apakah "pintu neraka" itu ukurannya melebar atau stabil karena gas yang keluar dari perut bumi itu langsung terbakar. Walau terkena hujan pun, apinya tidak mati.

Lubang api raksasa itu kelihatan dari kejauhan karena berada di daratan tandus yang luas. Bila malam, tampak semakin jelas dengan sorotan cahaya kekuningan yang bersumber dari "pintu neraka" itu.

Mirip dengan lumpur Lapindo, yang terus mengeluarkan lumpur panas gara-gara pengeboran yang dinilai gagal sehingga menyembur ke permukaan bumi. Hingga kini juga belum ada ahli geologi yang mampu menghentikan semburan lumpur panas Lapindo. Yang bisa dilakukan hanya membatasi agar area efek lumpur panas itu tidak terus melebar. [internasional.kompas.com]