Obyek Wisata Air Terjun Bajuin

Desa Sungai Bakar Kec.Bajuin Kab.Tanah Laut (10 Km dari kota Pelaihari)

Obyek Wisata Pantai Takisung

Desa Takisung Kec.Takisung Kab.Tanah Laut (22 Km dari kota Pelaihari)

Obyek Wisata Pantai Batakan

Desa Batakan Kec.Panyipatan Kab.Tanah Laut (40 Km dari kota Pelaihari)

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 30 April 2010

Manfaat Wortel


Uraian :
Wortel (Daucus carota) adalah tumbuhan sayur yang ditanam sepanjang tahun. Terutama di daerah pegunungan yang memiliki suhu udara dingin dan lembab, kurang lebih pada ketinggian 1200 ineter di atas permukaan laut. Tumbuhan wortel mernbutuhkan sinar matahari dan dapat turnbuh pada sernua musim. Wortel mempunyai batang daun basah yang berupa sekumpulan pelepah (tangkai daun) yang muncul dari pangkal buah bagian atas (umbi akar), mirip daun seledri. Wortel menyukai tanah yang gembur dan subur. Menurut para botanis, wortel (Daucus carota) dapat dibedakan atas beberapa jenis, di antaranya: WORTEL (Daucus carota, Linn.) - jenis imperator, yakni wortel yang memiliki umbi akar berukuran panjang dengan ujung meruncing dan rasanya kurang manis. - jenis chantenang, yakni wortel yang memiliki umbi akar berbentuk bulat panjang dan rasanya manis. - jenis mantes, yakni wortel hasil kornbinasi dari jenis wortel imperator dan chantenang. Umbi akar wortel berwarna khas oranye.

Nama Lokal :
Carrot (Inggris), Carotte (Perancis), Bortel (Belanda); Wortel (Indonesia), Bortol (Sunda), Wortel, Ortel (Madura); Wortel, Wortol, Wertol, Wertel, Bortol (Jawa);

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Kejang Jantung, Eksim, Cacing Kremi, Mata minus;

Pemanfaatan :

1. Kejang Jantung
Bahan: umbi wortel, 2 sendok madu, dan 1 potong gula aren;
Cara membuat: wortel diparut dan diperas dengan 2 gelas air,
kemudian dioplos dengan bahan lainnya sampai merata;
Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari.

2. Eksim
a. Bahan:1 umbi wortel dan 1 sendok teh kapur sirih;
Cara membuat: wortel diparut dan dicarnpur dengan kapur sirih
sampai merata;
Cara menggunakan: ditempelkan pada bagian yang sakit dan
dibalut dengan verban.

b. Bahan: 3 umbi wortel;
Cara membuat: diparut dan disedu dengan 2 gelas air masak;
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari.

3. Cacing Kremi
Bahan: 5-7 umbi wortel, garam dan santan kelapa secukupnya;
Cara membuat: wortel diparut, kemudian ditambah dengan bahan
lainnya;
Cara menggunakan: diperas dan disaring, kemudian diminum
menjelang tidur malam.

4. Mata Minus
Bahan: umbi wortel secukupnya;
Cara membuat: diparut dan diperas untuk diambil airnya;
Cara menggunakan: diminurn setiap pagi hari secara teratur.

Komposisi :
KANDUNGAN KIMIA : Wortel (Daucus carota) mempunyai nilai kandungan Vitamin A yang tinggi yaitu sebesar 12000 SI. Sementara komposisi kandungan unsur yang lain adalah kalori sebesar 42 kalori, protein 1,2 gram, lemak 0,3 gram, hidrat arang 9,3 gram, kalsium 39 miligram, fosfor 37 miligram, besi 0,8 miligram, vitamin B 1 0,06 miligram, dan vitamin C 6 miligram. Komposisi di atas diukur per 100 gram.

Manfaat Sirih Merah untuk Kesehatan & Kecantikan



SIRIH merah sering ditanam atau dipelihara sebagai tanaman hias. Maklum, tanaman yang masuk dalam keluarga piperaceae ini menarik dipandang mata. Tapi kegunaannya tak sebatas menarik mata dan memperindah halaman atau taman. Sirih Merah juga punya manfaat yang besar, baik terhadap kesehatan maupun kecantikan.

Sudah sejak dulu, sirih merah digunakan oleh para leluhur kita untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Di Jawa, misalnya, sirih merah digunakan untuk menyembuhkan ambeien, keputihan, dan menghilangkan bau mulut. Kandungan alkaloid dianggap berfungsi sebagai antimikroba (Herbal Sirih Merah). Di China, sirih digunakan untuk meluruhkan kentut, menghentikan batuk, mengurangi peradangan, dan menghilangkan gatal.

Tanaman sirih mempunyai banyak spesies dan jenis yang beragam, seperti sirih gading, sirih hijau, sirih hitam, sirih kuning, dan sirih merah. Sirih merah (Piper crocatum) termasuk dalam keluarga piperaceae. Tanaman ini tumbuh merambat di pagar atau pohon. Daunnya bertangkai membentuk jantung hati dan bagian atasnya meruncing. Permukaan daun mengilap dan tidak merata (Teh Sirih Merah). Daun yang subur berukuran 10 cm dan 5 cm. Bila dipegang, daun terasa tebal, dan kaku (tidak lemas).

Sirih Merah cenderung tumbuh di tempat teduh. Misalnya, di bawah pohon besar yang rindang. Bisa juga tumbuh subur di tempat yang berhawa sejuk. Kalau tumbuh di tempat teduh, daunnya akan melebar. Warna merah marunnya yang cantik akan segera terlihat bila daunnya dibalik (Teh Sirih Merah). Batangnya pun tumbuh gemuk. Tapi bila terkena banyak sinar matahari, batangnya cepat mengering. Sebaliknya, bila terlalu banyak kena air, akar dan batangnya akan membusuk. Yang membedakannya dengan sirih hijau adalah bila daunnya disobek, akan keluar lendir. Seperti sirih hijau, rasa sirih merah pun pahit getir (Teh Merah). Namun aromanya lebih wangi dibandingkan dengan sirih hijau.

Menurut dr Prapti Utami, konsultan dan penulis buku, secara empiris sirih merah dapat menyembuhkan penyakit diabetes miilitus, mencegah hepatitis, batu ginjal, menurunkan kolesterol, mencegah liver, radang prostat, radang mata, keputihan, maag, kelelahan, nyeri sendi, dan memperhalus kulit (Teh Merah). Itu karena sirih merah mengandung sejumlah senyawa aktif, antara lain flavonoid dan polevenolad yang bersifat antioksidan, antidiabetik, antikanker, antiseptik dan antiinflamasi.

Seperti yang sudah dikatakan, Teh Sirih merah bisa dimanfaatkan untuk mengobati diabetes dan menurunkan hipertensi. Dengan meminum air rebusan sirih merah setiap hari, kadar gula darah akan turun sampai pada tingkat yang normal. Teh Sirih merah dalam bentuk Herbal Sirih Merah juga bisa mengobati asam urat, kencing manis, maag, dan kelelahan. Ini telah diuji oleh Klinik Herbal Center di Yogyakarta. Pasien sembuh dari diabetes karena mengonsumsi teh Herbal Sirih merah.

Kandungan kimia lainnya yang terdapat di dalam daun sirih merah adalah minyak atsiri, hidroksikavicol, kavicol, kavibetol, allylprokatekol, karvakrol, eugenol, pcymene, cineole, caryofelen, kadimen estragol, terpenena, dan fenil propada. Karvakrol bersifat desinfektan, antijamur, sehingga bisa digunakan sebagai obat antiseptik untuk menghilangkan bau mulut dan keputihan. Eugenol bisa mengurangi rasa sakit, dan tanin mengatasi sakit perut. Sirih merah banyak digunakan di Klinik Herbal Center sebagai ramuan atau terapi bagi penderita yang tidak dapat disembuhkan dengan obat kimia. Potensi sirih merah sebagai tanaman obat multifungsi sangat besar sehingga perlu ditingkatkan. Herbal Sirih merah dapat digunakan dalam bentuk segar, simplisia, maupun ekstrak kapsul.

Kamis, 29 April 2010

Budidaya Jamur Tiram lebih Mudah dengan Media Murah


AGRIBISNIS jamur tiram, di Nusa Tenggara Barat, sampai saat ini masih tergolong hal baru. Di Jawa dan Bali, bisnis ini sudah cukup lama dikenal. Di Lombok, tidak banyak bahkan bisa dikatakan hanya satu dua saja yang menggeluti usaha ini. Salah satunya adalah usaha yang dirintis Ir. M. Mahrup Kaseh sejak tahun 1989. Hingga kini usaha itu masih bertahan dan terus melakukan inovasi pada teknik budidaya dan pengembangan pemasarannya sehingga menjadi agribisnis yang utuh dan mudah dilaksanakan sebagai teknologi tepat guna yang ramah lingkungan.
Pengembangan teknik budidaya ini dipermudah dengan menggunakan bibit sebar dedan dengan media yang mudah dan murah. Alat pres dan alat sterilisasi direkayasa sendiri sehingga mudah dilaksanakan dengan hasil yang baik. “Teknik dan alat yang digunakan merupakan hasil pencarian terus menerus,” ungkap pensiunan PNS ini yang mengaku, belajar membudidayakan jamur lewat buku, potongan-potongan koran, majalah dan informasi yang ia kumpulkan.
Di Mataram, menurut, Ir. Parman, Ph.D, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Mataram, yang selama ini peduli dalam penelitian dan permasalahan jamur, animo masyarakat untuk membudidayakan jamur ini terbilang kurang. “Padahal untuk komoditi ekspor usaha ini sangat menjanjikan,” katanya.
Berbeda dengan jamur merang yang perlu ruangan tertutup dan hangat serta kedap udara, jamur tiram tidak memerlukan suhu tertentu atau ruang kedap udara. “Pada suhu biasa, jamur tiram bisa tumbuh dengan baik,” lanjutnya. Jamur tiram yang umum dikembangkan untuk budidaya biasanya berwarna putih, sementara warna coklat dan merah muda tidak. Menyoal rasa dari jamur tersebut, ungkap Parman, tergantung medianya. Sementara itu, untuk menghasilkan jamur sesuai warnanya tergantung pada warna asal bibit yang ditanam.-niek
Cermati Ciri-ciri Jamur Beracun
SECARA umum, jamur termasuk dalam jenis sayuran yang mengandung sedikit sekali protein dan hidrat arang, seperti halnya kangkung, ketimun, kool, kembang kool, tauge, sawi. “Karena kandungan kalorinya rendah, jamur boleh dimakan sekehendak atau bebas tanpa memperhitungkan banyaknya,” kata Ni Nyoman Widarmini, S.K.M. Kepala Instalasi Gizi Rumah Sakit Umum, Mataram.
“Tentunya, jamur yang boleh dimakan atau tidak beracun,” ungkap Ir. Parman, Ph.D. Menurutnya, jamur tiram, yang berkembang dibudidayakan hingga saat ini adalah jamur tiram putih, coklat dan merah muda. Jamur ini, tumbuh di kayu yang mengalami pelapukan atau yang sudah mati, tumbuh pula di ilalang, sampah tebu dan sampah sagu.
Jamur tersebut tidak beracun dan boleh dimakan. Jamur yang tergolong beracun dan tidak dapat dikonsumsi, lanjutnya, jika jamur tiram misalnya, tumbuh di kayu yang masih hidup, tumbuh di bangkai, kotoran ayam atau binatang ternak. “Jika termakan, jamur jenis ini akan menyebabkan keracunan dan dalam konsentrasi racun tinggi dan bisa menyebabkan kematian,” ujarnya.
Ciri-ciri jamur beracun antara lain, umumnya tangkai payungnya bergelang atau terdapat lingkaran menyerupai cincin. Tapi, katanya, tidak semua yang bergelang merupakan jamur beracun. Selain itu, aroma jamur akan terasa berbau sangat tajam, jika dipotong terdapat cairan kekuning-kuningan dan berlendir. “Jika terdapat tanda-tanda tersebut, sebaiknya jamur ini jangan dikonsumsi,” saran Parman. Jamur ini biasanya tumbuh liar, sementara jamur yang sengaja dibudidayakan untuk dikonsumsi tentunya jamur yang tidak beracun, jadi tidak perlu khawatir membeli jamur apalagi yang sudah dalam kemasan.
Selain dikonsumsi dalam keadaan segar, jamur juga kerap dikonsumsi setelah mengalami pengeringan untuk pengawetan. Menurut Nyoman, antara jamur segar dan jamur kering terdapat perbedaan kalori yang dikandungnya. Jamur segar dalam 100 gram di dalamnya terdapat 15 kalori, protein 3,8 gram, lemak 0,6 gr, karbohidrat 0,9 gr, kalsium 3 mg, zat besi 1,7 mg, vitamin B 0,1 mg dan vitamin C 5 mg.
Sedangkan pada 100 gram jamur kering terdapat 128 kalori, protein 16 gram, lemak 0,9 gr, karbohidrat 64,6 mg, kalsium 51 mg, zat besi 6,7 mg, vitamin B 0,1 mg dan tidak mengandung vitamin C. “Jamur segar maupun jamur kering keduanya tidak mengandung vitamin A,” ujar Nyoman yang sudah 15 tahun bekerja di Instalasi Gizi ini. – niek
Belum Mampu Memenuhi Permintaan
BUDIDAYA jamur tiram dengan memanfaatkan limbah gergajian kayu yang dilakukan Mahrup, bisa dijadikan alternatif usaha yang mempunyai prospek sangat baik. Selain memakai bahan yang mudah dan murah, Mahrup juga membuat sendiri bibit induk dan bibit sebar jamur tiram ini, sehingga tidak perlu lagi mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli bibit.
Dalam waktu dua setengah bulan bibit tersebut sudah dapat dipakai, lebih cepat ketimbang proses yang selama ini dikenal yang memakan waktu sekitar empat bulan. Membuat bibit induk dan bibit sebar jamur tiram dilakukan dengan menyediakan media antara lain dedak halus dan tepung jagung yang dicampur dan ditambahkan air lalu dibuat adonan atau pasta (perbandingan 2:1). Media tanam dipres dengan alat pres yang direkayasa sendiri.
Proses perawatan hingga panen dalam budidaya jamur tiram ini juga cenderung gampang. Setelah polybag-polybag dingin, bibit jamur tiram dimasukkan satu sendok di bagian atasnya dan disimpan dalam ruang inkubasi. Jumlah bibit yang dimasukkan tidak akan berpengaruh pada berat jamur yang dihasilkan melainkan proses keluarnya jamur bisa lebih cepat, kata Mahrup. Lama kelamaan, polybag-polybag tersebut nantinya akan kelihatan memutih di seluruh permukaannya. “Jika sudah putih semua, polybag tersebut dapat dipindahkan ke ruang produksi,” ujar Mahrup.
Dalam ruang produksi, perawatan sederhana dimulai dengan membersihkan ruangan tiap pagi serta menyemprot polybag dengan air untuk tetap menjaga kelembaban ruangan serta merangsang tumbuhnya jamur tiram. Agar proses tumbuhnya jamur cepat, maka kapas penutup mulut polybag dibuka beberapa sebelum jamur keluar. Dalam waktu 15 hari dalam ruang produksi, jamur akan terlihat bermunculan, keluar dari mulut-mulut polybag. Tidak lama setelah itu, selang tiga hari kemudian jamur tiram pun mekar dan panen pertama pun bisa dimulai.
Selain menjual jamur segar, Mahrup juga menyediakan polybag-polybag berisi jamur tiram berumur sehari untuk dijual. “Artinya, kami menjual jamur yang sudah keluar dan kemungkinan sudah tidak lagi terkontaminasi,” katanya. Untuk pemasaran polybag jamur siap panen ini, Mahrup memakai sistem mitra, mereka yang sengaja membeli polybag-polybag jamur siap panen tersebut. Sampai saat ini, ia memiliki setidaknya enam mitra yang rutin mengambil masing-masing 200 polybag tiap bulannya. Di samping itu, pemasaran dilakukan di pasar-pasar tradisional sekitar Mataram.
Permintaan akan jamur siap panen dalam polybag tersebut, menurutnya, sangat tinggi, hanya saja ia belum mampu menyediakannya. Tahun 2005 ini ia telah membuat bibit lebih banyak dari biasanya, serta sedang melakukan proses percobaan pada kemungkinan bisa menambah berat jamur tiram saat dipanen setidaknya dua ons. Di rumahnya, tempat budidaya jamur tiram sampai saat ini, Mahrup telah banyak memberikan pelatihan-pelatihan pada mahasiswa tentang budidaya jamur tiram juga sebagai tempat PKL, sumber bahan penelitian dan konsultasi teknologi serta menjadi tempat tujuan agrowisata yang sering dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah

BUDIDAYA BUAH NAGA


Pembudidayaan buah naga untuk usaha produksi dilakukan dikebun. Untuk menghasilkan produksi yang maksimal tentu saja harus dengan persiapan yang matang, perawatan yang baik dan penanggulangan gangguan penyakit yang tepat. Berikut ini kegiatan pembudidayaan diulas secara lengkap :

Pengolahan Tanah
Pengolahan tanah adalah faktor penting yang harus diperhatikan agar tanaman buah naga bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Perakaran buah naga memerlukan tanah yang gembur karena perakarannya merayap dipermukaan tanah, apabila tanah terlalu keras atau liat, akar tidak bisa tumbuh baik pada tanah.

Sebelum digemburkan sebaiknya tanah dibersihkan dari gulma dan rerumputan untuk menghindari penyakit. Setelah itu tanah digemburkan dengan mencangkul sedalam satu cangkulan dengan dibolak-balik. Setelah itu dibuat lubang-lubang tanam sesuai dengan cara tanamnya apakah menggunakan system panjatan tunggal atau sistem kelompok

Pada sistem panjatan tunggal pengolahan tanah hanya dilakukan disekitar lubang tanam saja, berbeda dengan sistem kelompok pengolahan tanah dilakukan pada seluruh alur barisan tempat penanaman.

Media tanam untuk panjatan tunggal menggunakan campuran tanah galian diberi pasir sekitar 5 kg, bubuk bata merah 5 kg, pupuk kandang kering 10 kg dan dolomit 300 g kemudian dicampur sampai merata.

Pada model sistem tanam berkelompok untuk setiap alur sepanjang 4 m media tanamnya yaitu pasir 8 kg, pupuk kandang 20 kg dan bisa ditambahkan bubuk bata merah sebanyak 10 kg apabila tanah terlalu porous. Jika tidak menggunakan bubuk bata merah , jumlah pupuk kandang ditambahkan 10 kg lagi jadi total 30 kg. Ditambah dolomit yang mengandung magnesium sebanyak 600g. Bahan-bahan tersebut dicampur merata pada tanah galian.

Setelah penyiapan media tanam selesai kemudian disiram dan biarkan terkena matahari sampai kering. Pengeringan ini bertujuan agar tanah terbebas dari racun dan penguapan lain.

Sistem Pengairan
Untuk sistem pengairan pada lahan disesuaikan dengan kondisi lahan, system cara tanamnya, dan pengadaan sumber air yang ada disekitar lahan. Bisa menggunakan cara pengairan tradisional yaitu system leb yaitu menggunakan parit sedalam 20 cm yang dibuat disekitar barisan tanaman. Atau juga bisa menggunakan system pengairan pipa yang dibuat sedemikian rupa untuk mengalirkan air pada seluruh tanaman.

Penanaman Pada Lahan
Penanaman bibit lahan tanam yang harus diperhatikan adalah kedalaman yang terlalu dalam malah akan menghambat pertumbuhannya. Kedalaman penanaman adalah 20% dari panjang bibit. Misal bibit yang mau ditanam berukuran panjang 50-80 cm maka kedalamannya sekitar 10-15 cm. Sebelum ditanam sebaiknya bibit setek diolesi Ridomil sebanyak 40 g yang dicampur dengan 1 liter air untuk mencegah kebusukan pada pangkal batang setek.

Minggu, 25 April 2010

Israel Tidak Tahu Batas negara Sendiri, Karena Memang Tidak Punya Negara

ernyata Israel untuk menyebutkan batas negaranya saja dia tidak tahu, karena memang ia sebenarnya tidak punya Negara. Tanah dan negara Israel saat ini tiada lain adalah tanah palestina, mereka hanya mengklaim saja.

Mari simak apa yang diperoleh dari penjelasan yang dirujuk dari eramuslim.com : Israel sesungguhnya tidak memiliki negara. Yang sekarang kadung disebut sebagai “Negara Israel”, sebenarnya hal itu sebutan yang amat menyesatkan, karena tanah tempat berdirinya “Negara Israel” bukan milik bangsa Israel atau Yahudi melainkan hak milik umat Islam sedunia dimana bangsa Palestina bertanah air.

Secara implisit, Israel sendiri mengakui hal ini. Dalam banyak catatan sejarah, pernah suatu masa Perdana Menteri Israel Golda Meir ditanya seseorang tentang dimana saja batas-batas geografis negara Israel. Golda Meir menjawab, “Batas-batas geografis negara Israel adalah sejauh mana tentara kami bisa menginjaknya.” Jadi, kaum Zionis-Israel merupakan satu kaum yang memang sesungguhnya tidak punya tanah air. Sebab itulah, Israel mengedepankan politik ekpansionistik dan imperialistik. Dari waktu ke waktu, Israel selalu berusaha sekuat tenaga untuk menguasai jengkal demi jengkal tanah agar daerah kekuasaannya bisa bertambah luas.

Apakah Israel merupakan bangsa yang kecil secara kuantitas? Ini lagi-lagi anggapan keliru. Tahukah Anda jika setiap orang yang berdarah Yahudi di seluruh muka bumi ini sesungguhnya memiliki kewarganegaraan ganda, alias memiliki dua kebangsaan: Yang pertama dia tercatat sebagai warganegara Israel, dan yang kedua, dia warganegara di tanah tempat dia tinggal. Jadi, warganegara Israel adalah sama dengan jumlah populasi kaum Yahudi di seluruh dunia ini.

Dan sudah bukan rahasia lagi jika ada istilah “Israel adalah Amerika kecil, dan Amerika (Serikat) adalah Israel besar”. Sejarah telah membuktikan selama berabad-abad jika AS selalu menjadi anjing penjaga yang paling setia bagi semua kepentingan Israel, bukan sebaliknya. Zionis-Israel memiliki pengaruh yang sangat dominan dalam hubungannya dengan AS. Sebab itulah, ada suatu fenomena konyol yang terjadi di banyak negara, ketika Barrack Obama terpilih menggantikan Bush, banyak kalangan percaya jika sikap pemerintahan AS, terutama soal dukungan membabi-butanya terhadap Zionis-Israel, akan berubah. Saya tegaskan sekali lagi, jika hal tersebut tidak akan pernah terjadi. Hari demi hari setelah Obama menjadi Presiden AS akan membuktikan hal tersebut.

Selama berabad-abad Amerika Serikat dan Zionis-Israel telah bersatu, bekerjasama dalam kemungkaran dan kezaliman, dibantu dengan sejumlah negara Eropa yang juga merupakan “Israel besar yang malu-malu” seperti Inggris dan Perancis. Jelas, mereka dengan mudah bisa menjalankan agendanya menguasai dunia.

Di lain sisi, Dunia Islam masih saja sibuk dengan urusannya masing-masing, dan terpecah-belah. Bahkan secara memalukan penguasa Saudi Arabia dan Mesir jelas-jelas telah bersekutu dengan Zionis-Israel dalam masalah Palestina ini. Sebab itu saya curiga, jangan-jangan yang berkuasa di Saudi sekarang adalah keturunannya Abu Jahal dan Ubaidillah Bin Salul, bukan Muhammad SAW, dan yang berkuasa di Mesir sekarang adalah keturunannya Fira’un, Bal’am, dan Qarun, bukan Musa a.s. dan Harun a.s. Gerakan revolusioner Islam di mana pun berada harus menumbangkan para pengkhianat Islam ini secepatnya, sehingga Saudi dan Mesir bisa benar-benar menjadi Khadimatul Al-Haramain dan Kahdimatul Ummah, bukan “Khadimatul yang haram-haram” dan Khadimatul Zionis seperti sekarang ini. Wallahua’am bishawab.

Militer Teroris Israel Akui Gunakah Taktik Brutal di Gaza

Israel ternyata memang menerapkan taktik perang yang sadis dalam agresinya ke Jalur Gaza. Mereka menerapkan taktik bahwa semua yang ada di Gaza sekarang, adalah musuh Israel.

Tak heran jika tentara-tentara Zionis itu tidak segan-segan membombamdir dan menembaki warga sipil, anak-anak, perempuan bahkan petugas medis, pekerja bantuan kemanusiaan bahkan wartawan.

Hal ini terungkap dari penuturan sejumlah tentara Israel yang sedang menjalani masa istirahat dan baru saja kembali dari tugas di Jalur Gaza. Alon, Seorang prajurit Israel berpangkat Letnan pada Times, bercerita, ketika ia dan pasukannya masuk ke sebuah jalan di kamp pengungsi Jabaliya di utara Gaza, mereka diperintahkan untuk tidak segan-segan menembak apa saja dan siapa saja.

"Kami memperlakukan semuanya sebagai musuh. Kami hanya diperintahkan untuk menembak dan tidak banyak tanya," ungkap Alon.

Selama 19 hari serangan brutal Israel, jumlah warga Palestina yang gugur syahid sudah mencapai 1.025 orang dan 5.000 orang lainnya luka-luka. Sumber-sumber medis di Gaza mengungkapkan, diantara korban syahid 315 diantaranya anak-anak dan 100 orang perempuan.

Dengan taktik perang brutal yang diterapkan Israel, warga Gaza tak bisa berbuat banyak, mereka terperangkap di Gaza dan tidak bisa mengungsi ke tempat aman, karena perbatasan-perbatasan semuanya ditutup.

Prajurit Israel lainnya, Letnan Kolonel Yehuda mengungkapkan, tindakan pasukan Zionis masuk ke gedung-gedung sambil melepaskan rentetan tembakan sudah menjadi praktek standar bagi pasukan Israel. "Pernah terjadi, sebuah gedung terbakar dan kami harus menyelamatkan pasukan kami secepatnya," kata Yehuda.

Meski demikian, sejumlah tentara Israel mengaku shock melihat kerusakan yang mereka timbulkan dalam serangan ke Jalur Gaza. "Kondisi Gaza hancur lebur seolah-olah kami membombardirnya selama bertahun-tahun, padahal kami baru beberapa minggu saja melakukan serangan.

Anda tidak bisa membayangkan bagaimana kerusakan yang telah kami lakukan," kata Alon

"Saya bukan orang baru di kemiliteran. Dua saudara lelaki saya bertugas di unit tempur yang menyaksikan serangan ke Gaza. Saya bisa katakan bahwa ini adalah serangan paling agresif yang pernah kami lakukan untuk melawan para pejuang Palestina," sambungnya.

Tentara-tentara Israel itu juga mengakui bahwa mereka menggunakan senjata kimia fosfor putih untuk membombadir target-target di Gaza. Pengakuan para tentara Israel itu mematahkan bantahan Israel yang menolak tuduhan bahwa militernya menggunakan senjata kimia berbahaya dan terlarang.

Seorang prajurit Israel mengklaim bahwa mereka menggunakan senjata kimia itu dengan bertanggung jawab. "Senjata itu sudah sering digunakan," kata prajurit tadi. (www.suaramedia.com)

Lebih dari 30 Pilot Israel Tolak Perang di Gaza

Lebih dari 30 pilot menyodorkan surat penolakan untuk menerbangkan pesawat pembom di kota-kota Palestina. 'Kami pilot angkatan udara, bukan mafia. Kami tidak suka balas dendam.'

Itulah pernyataan yang diberikan oleh para pilot F-16 dan Black Hawk Israel. Mereka memberikan kesaksikan mengapa tidak mematuhi perintah membunuh orang-orang Palestina yang tidak berdosa.

Selama dua bulan terakhir, sekelompok pilot tersebut dicap sebagai pengkhianat. Hanya karena mengatakan bahwa mereka tidak akan lagi menjatuhkan bom di kota-kota Palestina.

Meski begitu, keyakinan mereka tidak berubah. Sebanyak 27 pilot aktif dan pilot cadangan menolak untuk menjalankan tugas yang mereka nilai sebagai perintah ilegal. Mereka juga menilai pendudukan sebagai hal yang akan menghancurkan moral Israel.

Sekarang, ketika sudah dikeluarkan dari kesatuan udara, mereka berbicara kepada publik. Terutama mengenai apa yang menjadikan para anggota kesatuan elite militer Israel tersebut sampai kepada putusan ini. Yakni membuat sesuatu yang belum pernah terjadi sepanjang konflik Israel dan Palestina.

''Selama lebih dari tujuh tahun saya menjadi pilot,'' kata kapten Alon R, yang seperti pilot-pilot muda lainnya, berharap bisa kembali ke penerbangan tempur. Ia tidak menggunakan nama lengkapnya karena faktor keamanan.

''Pada awalnya kami adalah pilot yang percaya negara kami akan melakukan apapun untuk mencapai perdamaian. Kami percaya pada kemurnian kesatuan kami dan bahwa kami melakukan semua yang kami bisa untuk mencegah jatuhnya korban jiwa yang tidak perlu.''

Tapi selama beberapa tahun terakhir ini, kapten Alon R mengaku semakin sulit untuk meyakini hal yang sama.

Salah satu yang dimaksud adalah peristiwa ketika dijatuhkannya bom seberat satu ton setahun lalu pada rumah pimpinan kelompok Hamas, Salah Shehade. Bom membunuhnya dan 14 anggota keluarganya, kebanyakan anak-anak.

Seorang kapten mendeskripsikan pengeboman sebagai pembunuhan yang disengaja, bahkan pembantaian. Yang lain menyebutnya sebagai terorisme yang dilakukan oleh negara, meski kemudian diralat oleh sebagian yang lain.

Toh meski begitu, mereka semua sepakat bahwa penyerangan tersebut telah memunculkan keragu-raguan dalam diri mereka. Hasilnya adalah, setahun kemudian, sebuah surat dikirimkan pada pihak militer Israel.

''Peristiwa Shehade merupakan lampu merah bagi kami, ini peringatan terakhir,'' kata kapten Alon R. ''Dengan peristiwa itu, kami mulai mengevaluasi kembali keyakinan kami. Kami membunuh 14 orang tak berdosa, sembilan di antaranya adalah anak-anak.''

Sementara dalam sebuah wawancara, komandan kesatuan mengatakan bahwa ia bisa tidur nyenyak di malam hari setelah peristiwa itu dan menurutnya, anak buahnya pun bisa. ''Tapi aku tidak. Kami menolak untuk melihatnya sebagai kesalahan yang bisa dibenarkan,'' tambah kapten Alon R.

Kapten Assaf L, yang menjadi pilot selama 15 tahun sampai akhirnya menandatangani surat tersebut, mempunyai keraguan yang sama.

''Anda tidak perlu menjadi jenius untuk tahu bahwa bom yang berat satu ton itu menghancurkan secara massal,'' katanya. Menurut Assaf L, pengeboman itu tidak semata-mata dilakukan untuk menghancurkan gedung-gedung.

Lebih dari itu, ''Keputusan ini diambil untuk membunuh manusia tidak bersalah. Ini sama dengan menjadikan kita teroris. Ini sebuah pembalasan dendam.''

Salah satu dari para pilot tersebut adalah Letnan Kolonel Avner Raanan. Ia adalah yang paling senior dengan reputasi baik. Dia sudah mengabdi selama 27 tahun dan pernah dianugerahi salah satu penghargaan tertinggi dalam militer Israel di tahun 1994.

''Selama tiga tahun terakhir, Anda akan melihat bahwa ketika terjadi bom bunuh diri, angkatan udara Israel lalu membuat operasi besar di mana masyarakat sipil terbunuh. Dan bagi mereka yang tidak bersalah itu sama dengan balas dendam,'' katanya.

Letnan kolonel Avner Raanan menambahkan, ''Anda mendengarnya di jalanan Israel, orang-orang ingin balas dendam. Tapi kami tidak boleh bertindak seperti itu karena kami bukan mafia.''

Lebih dari 30 pilot menyodorkan surat penolakan untuk menerbangkan pesawat pembom di kota-kota Palestina. Meski kemudian empat orang menarik diri, satu orang dipecat dan seorang pliot cadangan yang kehilangan pekerjaan sipilnya.

Pada intinya, surat tersebut mempertanyakan legalitas dari 'pembunuhan yang ditargetkan', yang membawa korban lebih banyak kalangan sipil dibandingkan anggota Hamas, Jihad Islam, dan Brigade Martir Al-Aqsa. Pada Oktober lalu, 14 warga sipil tewas ketika angkatan udara menembakkan misil pada sebuah mobil di kamp pengungsi di Gaza Nuseirat.

''Apakah betul menggunakan F-15 dan helikopter penghancur tank-tank musuh untuk mengebom mobil-mobil dan rumah-rumah di salah satu tempat paling padat di dunia,'' tanya kapten Alon R.

Menurut kapten Alon R, terorisme telah menjadikan Israel buta terhadap darah yang ada di wajahnya sendiri. ''Kita tidak lagi bisa melihat bahwa, selain para teroris, di sana ada orang-orang yang tidak bersalah. Sangat penting bagi kita untuk memahaminya dan sebagai seorang militer, kami harus mengatakan ini.''

Keputusan para pilot ini sendiri mengejutkan masyarakat Israel. Kritik terhadap kebijakan militer Perdana Menteri Ariel Sharon memang selalu ada. Mereka yang menginginkan perdamaian memang selalu berada dalam posisi marjinal.

Sebelumnya pernah ada kritik serupa dari kepala staf militer, Moshe Ya'alon dan empat mantan kepala pusat intelejen Shin Bet. Tapi kritik-kritik yang sebelumnya ada lebih difokuskan pada mempertanyakan apakah taktik Sharon justru menambah marak aksi balasan dari Palestina.

Sementara para pilot tidak berada dalam semua isu tersebut. Mereka lebih berbicara soal moral. Mereka juga mempertanyakan masalah aturan perang serta mempertanyakan kebijakan pemerintah dalam hal mempertahankan Israel.

''Kebijakan pemerintah kami adalah untuk mempertahankan ketakutan publik.'' kata Kapten Assaf L. ''Kami tidak lemah. Ini bukan tahun 1967 atau 1973 di mana tentara Suriah menunggu di perbatasan untuk menyerang kami. Ini adalah mempertahankan perang untuk mempertahankan pendudukan.''

Menurut kapten Assaf L, Israel adalah negara terkuat di Timur Tengah. Menurutnya, teroris memang brengsek. ''Tapi kita harus melawan mereka tanpa menjadi teroris itu sendiri.''

Sementara kalangan yang mencaci para pilot ini menuduh mereka telah melangkah masuk ke dalam dunia politik, dengan mempertanyakan legalitas perintah mereka dan mempertanyakan kembali pendudukan.

''Kita tidak bisa memisahkan keduanya,'' komentar Kapten Jonathon S. ''Kami bukan orang-orang pasif. Kami tidak berpikir bahwa kami harus duduk saja dan membiarkan aksi bom bunuh diri menyerang kita. Tapi hal itu sendiri merupakan hasil langsung dari keputusan kita untuk berada di wilayah pendudukan.''

''Perjuangan kita untuk tetap mempertahankan pendudukan dan menekan orang-orang Palestina membunuhi kita, juga membunuh hak kita untuk hidup tenang di negara Israel. Sekelompok orang Israel yang radikal telah menggiring mayoritas yang waras ke dalam malapetaka.''

Sementara kolonel Raanan menampik tuduhan bahwa para pilot ini sudah mencemarkan kesatuan mereka dengan masuk ke wilayah politik.

''Komandan angkatan udara bahkan berbicara soal pendudukan dan berseragam lengkap ketika mendampingi Sharon di pertemuan partai Likud,'' katanya.

''Itu politis,'' tudingnya. ''Negara ini mempunyai menteri pertahanan yang, sebagai kepala staf angkatan, merupakan sosok yang paling politis. Sangat munafik mengatakan bahwa bawahan tidak bisa mengekspresikan pendapatnya. Yang mereka maksud adalah, kami bisa politis sepanjang kami sejalan dengan pemerintah. Itu tentu saja bukan demokrasi.''

Para pilot mengaku mereka menerima lebih dari 500 surat dukungan, termasuk satu dari korban Holocaust yang selamat dan beberapa telepon dukungan dari rekan pilot. Beberapa mantan anggota sayap kanan dari kementerian sebelumnya memuji sikap para pilot. Menurut mereka, ini adalah bukti sikap yang nyata dari moral angkatan bersenjata.

Mayor Jenderal Dan Halutz yang menemui sekelompok pilot tersebut dan mengatakan bahwa 'pembunuhan tertarget' bukanlah kejahatan perang.

''Menurut Halutz, kami adalah pengkhianat,'' kata kapten Assaf L. ''Dalam pandangan kami, yang kami lakukan adalah tindakan yang sangat Zionis. Kami melakukan semua ini untuk menyelamatkan Israel.'' guardian/ira/RioL (Swaramuslim.com) :

Para Pilot juga manusia, mereka Punya anak, istri dan saudara yang juga ingin selamat dan aman. Apalagi mereka sama-sama punya hati.
Wahai para Tentara Israel..sikap anda sebagai tentara israel untuk berontak terhadap pemerintah anda adalah hal yang wajar dan manusiawi. Anda bukan mesin penghancur...anda adalah manusia yang sama-sama butuh makan, butuh bernafas, butuh kentut dan beol......(bau donk).

Orang Israel yang paling Dibenci Israel

Anda ingin tahu siapa orang Israel yang paling dibenci Israel. Ternyata ada lho. Siapakah orangnya? dan mengapa ia dibenci oleh bangsanya sendiri?

Dialah Illan Pappe. ia seorang sejarawan. Ia seorang Yahudi yang menyandang julukan “Orang Israel yang paling dibenci di Israel.”



Illan Pappe
Sumber Gambar dari Anjameulenbelt

Pappe adalah salah satu sejarawan Yahudi yang memilih memihak pada hati nurani dan tanpa takut membongkar mitos-mitos Zionisme. Saat ditanya,
kenapa orang Israel bisa melakukan berbagai kekejaman terhadap orang Palestina, Pappe menjawab,

" Ini buah dari sebuah proses panjang pengajaran paham, indoktronasi, yang dimulai sejak usia taman kanak-kanak, semua anak Yahudi di Israel dididik dengan cara ini. Anda tidak dapat menumbangkan sebuah sikap yang ditanamkan di sana dengan sebuah mesin indoktrinasi yang kuat, yaitu menciptakan sebuah persepsi rasis tentang orang lain yang digambarkan sebagai primitif, hampir tidak pernah ada, dan penuh kebencian: Orang itu memang penuh kebencian, tapi penjelasan yang diberikan di sini adalah ia terlahir primitif, Islam, anti-Semit, bukan bahwa ia adalah seorang yang telah dirampas tanahnya."

200.000 veteran AS pada perang Irak dan Afghanistan jadi gelandangan

Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya, ungkapan ini tidak berlaku di Amerika karena pemerintah AS ternyata tidak memberikan jaminan kesejahteraan bagi ratusan ribu veteran perangnya yang kembali dari medan perang di Irak dan Afghanistan.

Aaron Glantz, wartawan yang memfokuskan liputannya pada nasib para veterang perang AS yang pernah bertugas di Irak dan Afghanistan mengungkapkan, saat ini ada sekitar 200.000 veteran perang Irak dan Afghanistan yang menjadi gelandangan.

“Setiap malam, 200.000 orang yang pernah mengenakan seragam dan mengabdi pada negeri ini tidur di jalan-jalan karena tidak punya rumah,” kata Glantz.

Ia melanjutkan, “Coba bayangkan, Anda pulang dari Irak dalam kondisi mengalami stress pasca trauma, mengalami luka mental, mengalami gangguan otak atau mengalami kerusakan otak secara fisik akibat terkena ledakan bom yang dipasang di jalan. Tapi hal pertama yang Anda lakukan ketika pulang, harus mengisi formulir sebanyak 26 halaman untuk menjelaskan bagaimana Anda bisa terluka, apakah Anda mendapatkan surat keterangan pendukung dari rekan ada di medan perang dan dari para komandan Anda.”

Menurut Glantz, tentara-tentara AS yang pernah bertuga di Irak dan Afghanistan dan mengalami apa yang disebut post-traumatic stress disorder (PTSD) harus bisa memastikan bahwa luka dan trauma yang dialaminya memang karena perang, bukan karena kecelakaan biasa lainnya.

Glantz mengatakan, bukan hanya para veteran perang Irak dan Afghanistan yang sulit mendapatkan kompensasi dan jaminan kesehatan, hal serupa juga dialami para veteran Perang Teluk yang terjadi tahun 1991 lalu. Pihak berwenang di AS malah dengan entengnya mengatakan bahwa apa yang disebut sindrom Perak Teluk yang dialami para tentara AS dinyatakan tidak ada dan tidak terdiagnosis.

Glantz mengecam pemerintahan Bush sebagai orang yang telah mengobarkan perang di Irak dan Afghanistan , tapi menelantarkan nasih tentara-tentaranya. “Kita tidak bisa melupakan 1,8 juta veteran perang Irak dan Afghanistan yang baru kembali ke tengah masyarakat. Jika kita tidak ditangani sekarang, AS akan melihat makin meningkatnya statistik jumlah tentaranya yang stress, mengalami gangguan mental dan akhirnya bunuh diri,” tukas Glantz.

Selain 200.000 veteran perang Irak dan Afghanistan yang menjadi gelandangan, Glantz mengatakan bahwa ada sekitar 300.000 veterang perang di AS yang mengalami gejala PTSD. (ln/mol/ermslm)

Proses Terbentuknya Zionisme

(Eramuslim.com) : Zionisme awalnya merupakan gerakan politik Yahudi sekuler yang menginginkan berdirinya negara Yahudi di atas bukit Zion di Palestina dan sekitarnya. Gerakan ini dilatarbelakangi klaim sepihak Yahudi atas Palestina seperti yang tercantum ada kitab iblis Talmud dan kemudian diperkuat oleh ribuan catatan kaki yang memenuhi Injil Scofield dan Injil versi King James yang awalnya banyak dipakai orang Barat. Injil Scofield inilah yang melahirkan kelompok Judeo-Christian, sebuah kelompok Kristen yang mendukung Zionisme.

Zion merupakan nama sebuah bukit yang terletk di barat day Al-Quds (Yerusalem). Kaum Yahudi percaya, pada lokasi tersebut, King Solomon (Nabi Sulaiman a.s.) pernah membangun istananya (haikalnya) dan menyimpan banyak harta karun di bawah tanah tersebut. Harta tersebut bukan hanya banyak sekali, namun memiliki daya magis yang sangat besar sehingga mereka percaya akan bisa menjadi pemimpin dunia jika memilikinya.

Tepat di hari jatuhnya Yerusalem, Godfroy de Bouillon mendirikan Ordo Sion yang kemudian melahirkan Ordo militer Ksatria Templar. Semua ini balik ke Eropa setelah berhasil dikalahkan Shalahudin Al-Ayyubi (1187). Di Eropa, mereka ditumpas King Philip Le Bell dan Paus Clement pada 13 Oktober 1307.

Dua peneliti Inggris, Knight dan Lomas, di dalam bukunya “The Hiram Key” menulis bahwa mereka telah menemukan sisa-sisa penggalian yang dilakukan Templar di salah satu bagian tanah yang masih masuk dalam markasnya. Apa yang dilakukan para Templar ini terus berjalan selama berabad-abad hingga sekarang, di mana kaum Zionis-Yahudi terus melakukan penggalian di lokasi tersebut.

Seiring dengan perjalanan waktu, istilah ‘Zion’ tidak lagi menjadi nama tempat, namun juga sebuah nama gerakan bagi orang-orang Yahudi Sekuler untuk mendirikan satu negara di Tanah Palestina dengan Yerusalem sebagai ibukotanya. Nathan Bernbaum merupakan tokoh Zionis-Yahudi pertama yang ‘menyeret’ istilah yang pada awalnya netral ini menjadi begitu politis. Pada 1 Mei 1776 Nathan mencetuskan Zionisme sebagai gerakan politik bangsa Yahudi untuk mendiami kembali tanah Palestina. Gagasan Bernbaum didukung sejumlah tokoh Yahudi. Salah seorang tokohnya bernama Yahuda Kalaj yang melemparkan gagasan mendirikan ‘negara Israel’ di tanah Palestina. Dalam bukunya berjudul “Derishat Zion” (1826), Izvi Hirsch Kalischer dengan getol mendukung Yahuda Kalaj dan memaparkan kemungkinan-kemungkinannya.

Ide berawal dari Nathan Bernbaum ini kemudian terus dimasak oleh tokoh-tokoh Yahudi sehingga menjadi rencana aksi yang matang. Seorang Yahudi Jerman bernama Moses Hess, menyatakan jika untuk menguasai Palestina, maka kaum Yahudi harus menggandeng orang-orang Barat dan mempengaruhi mereka untuk mau kembali ke Palestina setelah kekalahan yang memalukan dari umat Islam yang dipimpin Salahuddin Al-Ayyubi beberapa abad silam. Gagasan tokoh Yahudi ini akhirnya mendapat dukungan dari sejumlah tokoh kolonialis Barat merasa memiliki irisan kepentingan yang sama, yakni untuk menguasai wilayah Arab yang kaya.

Sejak itu maka mulailah orang-orang Yahudi mengalir ke Palestina dan daerah sekitarnya. Apalagi keberadaan orang Yahudi di Eropa sesungguhnya tidak disukai oleh orang-orang Kristen. Pada 1891 sejumlah pengusaha Palestina dengan nada prihatin mengirim telegram ke Istambul, ibukota kekhalifahan Turki Utsmaniyah di mana kala itu Tanah palestina merupakan bagian dari kekuasaannya. Dengan penuh nada cemas, para pengusaha Palestina menyatakan imigrasi orang-orang Yahudi ke wilayahnya akan benar-benar jadi ancaman jika tidak dihentikan dengan segera.

Lima tahun kemudian, terbit buku “Der Judenstaat” (1896) yang ditulis seorang wartawan Yahudi-Austria bernama Theodore Hertzl. Buku itu secara detil mengajukan konsep tentang upaya pendirian ‘negara Israel’ di Palestina. Hertzl akhirnya dinobatkan sebagai ‘Bapak Zionisme Modern’. Strategi perjuangan Yahudi, oleh Hertzl, secara singkat bisa diungkapkan dalam sebuah kalimat yang singkat namun penuh arti: “Bila kita tenggelam, kita akan menjadi suatu kelas proletariat revolusioner, pemanggul ide dari suatu partai revolusioner; bila kita bangkit, dipastikan akan bangkit juga kekuasaan keuangan kita yang dahsyat.” Sebuah kalimat yang memiliki arti sangat dalam dan sungguh-sungguh dijalankan oleh gerakan Zionisme, karena gerakan inilah yang kemudian melahirkan ide komunisme yang menyatakan sebagai pejuang garda terdepan dalam membebaskan proletariat, dan juga kapitalisme yang merupakan negasi dari ide komunisme. Dan kaum Zionis mengambil keuntungan dari pergolakan kedua kutub tersebut.

Dalam bukunya Hertzl tanpa sungkan menegaskan bahwa untuk mewujudkan satu negara Yahudi di atas tanah Palestina, maka mustahil dengan cara-cara demokratis. Bahkan Hertzl memberikan resep jitu agar Tanah Palestina bisa dikuasai Yahudi yakni dengan jalan memenuhi tanah Palestina dengan orang Yahudi sehingga Yahudi menjadi mayoritas. Untuk memperkecil populasi orang Palestina maka segala cara harus dilakukan seperti teror, perang, pembersihan etnis, penyebaran penyakit, pembukaan lahan kerja di negara tetangga, dan sebagainya. Agar segala yang dilakukan gerakan Zionisme bisa diterima oleh dunia internasional, maka tokoh-tokoh Yahudi seluruh dunia harus bisa memaksakan dunia internasional untuk mensahkan satu undang-undang yang melegitimasi eksistensi Yahudi di Palestina.

Dalam bukunya Hertzl menulis, “Kami akan mengeluarkan kaum tidak berduit (maksudnya bangsa Palestina) dari perbatasan dengan cara membuka lahan-lahan pekerjaan di negara-negara tetangga, dan bersamaan dengan itu mencegah mereka memperoleh pekerjaan di negeri kami. Kedua proses itu harus dilakukan secara rahasia.

Gerakan ini mengadakan kampanye ke seluruh dunia. Kaum Yahudi mencetak buku-buku yang kelihatannya ilmiah yang menyatakan jika sebenarnya Tanah Palestina adalah tanah yang dijanjikan Tuhan kepada bangsa Yahudi. Buku-buku ini disebar ke seluruh negeri. Bahkan kitab suci orang Kristen pun diberi catatan kaki yang banyak yang seluruhnya menjadikan ayat-ayat Injil sebagai dukungan bagi berdirinya negara Israel di Palestina. Scofield adalah orang yang ditugaskan untuk memberi ribuan catatan kaki pro-Zionistik di dalam Injil versi James yang menjadi Injilnya orang-orang Barat. Berbagai kelompok kajian alkitab disusupi dan menjadikan orang-orang Eropa yang tadinya memusuhi Yahudi menjadi kini banyak yang menjadi pendukung negara Israel.

Di dalam masa-masa itulah Hertzl menemui Sultan Abdul Hamid II sebagai Khalifah dari kekhalifahan Turki Utsmaniyah (1876-1909). Dengan segala bujuk rayu, Hertzl berusaha agar Sultan mengizinkan oarng-orang Yahudi mendirikan negara Israel di Palestina. Jika Sultan bersedia, maka para pemilik modal Yahudi di seluruh Eropa akan memulihkan kas keuangan Turki Utsmani yang sedang kosong. Namun Sultan menolak mentah-mentah hal ini sehingga Zionis-Yahudi menghancurkan Turki Utsmaniyah lewat seorang agen Yahudi dari Tsalonika bernama Mustafa Kamal Pasha.

Hertzl menggelar Kongres Zionis Internasional I di Swiss sebagai upaya penyatuan sikap tokoh Zionis Dunia. Salah satu hasil kongres berbunyi: “Zionisme bertujuan untuk membangun sebuah Tanah Air bagi kaum Yahudi di Palestina yang dilindungi oleh undang-undang.” Theodore Hertzl terpilih sebagai pimpinan gerakan ini dan menulis dalam buku hariannya, “Kalau saya harus menyimpulkan apa hasil dari kongres Bassel itu dalam satu kalimat pendek, yang sungguh tidak berani saya ungkapkan kepada masyarakat, saya akan berkata: ‘Di Bassel saya menciptakan negara Yahudi!’” Protocolat of Zion yang berisi 24 strategi Zionis-Yahudi menguasai dunia juga disahkan menjadi agenda bersama.

Selain menghancurkan kekhalifahan Turki Utsmani, Yahudi Internasional juga bekerja siang-malam mempersiapkan segala hal untuk bisa mewujudkan cita-citanya. Pada 2 November 1917, Menlu Inggris, Lord Arthur James Balfour, mengirim sebuah surat yang ditujukan kepada Pemimpin Komunitas Yahudi Inggris, Rothschild, untuk diteruskan kepada Federasi Zionis, yang berisi pemberitahuan tentang persetujuan pemerintahan Inggris yang telah menggelar rapat Kabinet tanggal 31 Oktober 1917, atas permintaan bangsa Yahudi untuk bisa mendapatkan tanah Palestina. Saat itu, sebagian terbesar wilayah Palestina masih berada di bawah Khilafah Turki Utsmani, hanya saja kekhalifahan ini sudah diambang kehancuran. Batas-batas yang akan menjadi wilayah Palestina telah dibuat sebagai bagian dari Persetujuan Sykes-Picot, 16 Mei 1916, antara Inggris dan Prancis.

Kata-kata Deklarasi ini kemudian digabungkan ke dalam perjanjian damai Sèvres dengan Turki Utsmani dan Mandat untuk Palestina. Penyebutan Palestina sebagai satu-satunya nominator tempat berdirinya negara Yahudi sebenarnya memiliki catatan yang panjang. Awalnya ada sejumlah tempat yang dianggap bisa menjadi tempat berdirinya negara Yahudi di Afrika dan Amerika Selatan, seperti Mozambique, Kongo, Afrika, Uganda, bahkan Argentina dicalonkan pada 1897, Cyprus pada 1901, Sinai pada 1902, dan atas usulan pemerintahan Inggris, Uganda diusulkan kembali pada 1903.

Penyebutan tempat-tempat tersebut mendapat tentangan keras dari para Rabbi Yahudi Konservatif. Apa yang digalang oleh Hertzl dan kelompok Zionisnya dianggap sebagai gerakan sekularis yang menunggangi agama Yahudi. Bahkan dalam Kongres Para Rabbi di Philadelphia-AS, pada akhir abad ke-19, salah satu putusannya adalah menentang adanya satu negara Yahudi yang dipaksakan. Menurut kelompok Rabbi Konservatif ini, Zionisme merupakan gerakan sekuler yang berlandaskan Talmud, sebuah kitab iblis, dan bukan Taurat Musa. Bagi para Rabbi, negara Yahudi akan didirikan pada akhir zaman, yakni ketika Sang Messias Yahudi muncul dan memimpin orang-orang Yahudi untuk mendirikan negaranya di Palestina. Bagi kalangan Zionis, berdirinya negara Yahudi tidak harus menunggu kedatangan Messias di akhir zaman, hal ini malah harus dilakukan secepatnya guna menyambut datangnya Messias. Inilah titik tolak perbedaan pandangan antara Yahudi Zionis dengan Yahudi Anti Zionis yang sekarang ini salah satu kelompoknya adalah Neturei Karta dan juga International Jews Anti Zionist (IJAN).

Dr. Chaim Weizmann, jurubicara organisasi Zionisme di Inggris dan pendukung utama Zionisme merupakan seorang pakar kimia yang berhasil mensintesiskan aseton melalui fermentasi. Aseton diperlukan dalam menghasilkan cordite, bahan eksplosif yang sangat berguna dalam semua persenjataan Inggris. Jerman diketahui telah memonopoli ramuan aseton kunci, kalsium asetat. Tanpa kalsium asetat, Inggris tak bisa menciptakan aseton dan tanpa aseton takkan ada cordite. Jadi, tanpa cordite, Inggris saat itu mungkin akan kalah dalam Perang Dunia I. Sebab itu, Inggris sangat berhutang budi pada Yahudi, khususnya kepada Weismann. Inilah mengapa Inggris begitu mendukung kaum Yahudi untuk mendirikan negara di Palestina.

Pada 14 Mei 1948 Israel sebagai sebuah negara dideklarasikan dan David Ben Gurion diangkat sebagai PM pertama. PBB mensahkan negara Israel. Langkah PBB ini membuktikan kepada dunia jika lembaga internasional tersebut mendukung penjajahan bangsa Palestina yang dilakukan oleh Zionis Israel. Berdirinya Israel didahului upaya teror, pembunuhan, dan pengusiran terhadap bangsa Palestina, pemilik sah atas Tanah Suci tersebut.