Sabtu, 08 Agustus 2009

Depdiknas Luncurkan Program Pendidikan Seks Anak

Jakarta, (tvOne)

Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) dan Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan meluncurkan program pendidikan seks kepada anak terutama usia 4 - 6 tahun.

Program pendidikan seks yang diberi nama Program "Aku dan Kamu" resmi diluncurkan di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Kamis.

Program pendidikan seks ini merupakan kerja sama antara Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) dan World Population Foundation (WPF) berisikan modul pendidikan kecakapan hidup sosial bagi anak berusia 4 -6 tahun untuk membantu anak dalam perkembangan sosial dan seksualitas serta pencegahan terhadap kekerasan seksual anak.

Direktur Pendidikan TK dan SD Depdiknas, Mudjito yang mewakili Mendiknas mengatakan program "Aku dan Kamu" akan membekali anak tentang reproduksi sehingga nantinya bisa menjadi manusia yang utuh.

"Program semacam ini sebenarnya sudah masuk dalam model pembelajaran tematik seperti di Jabar berupa program aku dan keluarga," kata Mudjito.

Sedangkan Deputi Perlindungan Anak Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan mewakili Meneg PP mengatakan Program "Aku dan Kamu" diluncurkan untuk mencegah kekerasan seksual pada usia dini dan untuk memberikan perlindungan secara menyeluruh.

"Ini juga sebagai salah satu rangkaian kegiatan Hari Anak Nasional 2009," katanya.

Sementara itu Direktur Eksekutif PKBI, Inne Silviane mengatakan selain memberikan pembekalan pendidikan seks bagi anak, program "Aku dan Kamu" akan membekali orang tua untuk menjawab pertanyaan anak mereka seputar seks.

Inne menjelaskan modul "Aku dan Kamu" terdiri atas modul pembelajaran bagi guru, modul pembelajaran bagi orang tua, modul bagi anak didik yang terdiri dari empat seri buku yaitu tubuhku, dari mana aku, pahlawan kecil dan aku laki dan aku perempuan.

Program pendidikan seksual tersebut, juga dilengkapi dengan dua pasang boneka yaitu sepasang boneka orang tua dan sepasang boneka anak lelaki dan perempuan untuk memberikan gambaran organ kelamin manusia.

"Pada boneka ibu, dilengkapi dengan boneka bayi dan bisa dikeluarkan melalui rahim. Itu untuk memberi gambaran kepada anak darimana dia berasal," kata Inne.

Program "Aku dan Kamu" telah diimplementasikan di dua sekolah Bina Anaprasa dan 28 TK dan Kelompok PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) di Jakarta, Surabaya dan Balikpapan.

Lebih dari 3.000 murid TK dan PAUD, telah mengikuti program pendidikan seks serta serta orang tuanya mendapatkan sosialisasi tentang manfaat program ini.

0 comments:

Posting Komentar